Sundate Stories mengolah momen sederhana, mulai dari masa pacaran hingga kehidupan setelah menikah, menjadi ilustrasi yang hangat dengan sentuhan humor. Berawal dari kebiasaan menggambar bersama setiap hari Minggu, Gilang dan Niken menjadikan pengalaman pribadi sebagai inspirasi untuk menciptakan karakter dan cerita yang dekat dengan kehidupan banyak pasangan.
Berawal dari Kebiasaan Menggambar Bersama
Sundate Stories bermula dari kebiasaan Gilang dan Niken menggambar bersama setiap hari Minggu. Setelah menikah, kehidupan rumah tangga mereka menjadi sumber inspirasi utama, termasuk kejadian sehari-hari, ekspresi spontan, hingga pose-pose konyol yang sulit dilakukan di dunia nyata.Melalui ilustrasi sederhana dan humor khas mereka, keduanya ingin membagikan pengalaman yang mungkin juga dirasakan pasangan lain. Respons audiens yang merasa terwakili oleh cerita-cerita tersebut menjadi kejutan tersendiri bagi Gilang dan Niken. Mereka menyadari bahwa pengalaman personal dapat membangun koneksi dengan orang lain.
Hubungan keduanya dengan Line Stickers bahkan sudah dimulai sejak masih berpacaran. Kebiasaan menggunakan stiker Line dalam percakapan sehari-hari kemudian memunculkan keinginan untuk menghadirkan karakter Sundate Stories dalam format stiker digital.
Dalam proses kreatifnya, Gilang dan Niken memilih berbagai ekspresi serta situasi yang dekat dengan kehidupan pasangan tanpa meninggalkan humor khas Sundate Stories. Bagi mereka, karya ini tidak sekadar menjadi sarana komunikasi digital, tetapi juga cara mengabadikan perjalanan kehidupan bersama.
Jadi Album Kenangan Digital untuk Keluarga
Sundate Stories memiliki makna personal bagi Gilang dan Niken. Keduanya membayangkan ilustrasi yang dibuat dapat menjadi album kenangan digital bagi anak mereka kelak, merekam perjalanan keluarga sejak sebelum sang anak lahir hingga berbagai tahap pertumbuhannya.Mereka ingin cerita yang diabadikan melalui ilustrasi dapat menjadi kenangan yang bisa dilihat kembali pada masa mendatang. Dengan begitu, karya tersebut tidak hanya berfungsi sebagai stiker untuk percakapan, tetapi juga menjadi dokumentasi perjalanan keluarga dalam bentuk visual.
Inspirasi gaya ilustrasi monoLine yang kerap mereka temui dalam editorial Jepang turut memengaruhi karya Sundate Stories. Keduanya merasa senang ketika mengetahui stiker mereka telah diunduh oleh pengguna di Jepang dan sejumlah negara lain, seperti Amerika Serikat, Australia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Taiwan.
Pengalaman tersebut memperlihatkan bagaimana platform digital dapat membantu kreator lokal menjangkau audiens lintas negara. Melalui Line Stickers, ilustrasi Sundate Stories tidak hanya dinikmati sebagai gambar, tetapi juga menjadi bagian dari komunikasi sehari-hari pengguna.
Meski demikian, perjalanan sebagai kreator tetap memiliki tantangan. Sejak memiliki anak, Gilang dan Niken perlu mengatur waktu secara lebih efisien karena proses kreatif, pengelolaan merchandise, hingga pesanan masih mereka tangani sendiri.
Keduanya pun membagikan pesan bagi orang-orang yang ingin mulai berkarya, yaitu berani memulai, menikmati proses, dan menjaga konsistensi. Bagi Sundate Stories, cerita yang bermakna dapat berawal dari berbagai hal sederhana yang dialami setiap hari.
(Zalsabila Natasya)