Fitur ini mulai tersedia pada Kamis, 8 Oktober 2026, dengan memanfaatkan data dari Fuel Finder, platform informasi harga BBM milik pemerintah Inggris. Mengutip Digital Trends, melalui pembaruan tersebut, pengguna dapat melihat harga bahan bakar di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) langsung dari aplikasi Google Maps.
Mengutip Digital Trends, informasi itu memungkinkan pengendara mempertimbangkan harga sebagai salah satu faktor ketika memilih lokasi pengisian BBM, selain jarak dan rute perjalanan. Peluncuran fitur ini berlangsung ketika harga bahan bakar di Inggris mengalami kenaikan.
Pemerintah Inggris berharap transparansi harga dapat membantu masyarakat menemukan pilihan lebih ekonomis sekaligus mendorong persaingan antarpengelola SPBU. Google juga menghadirkan fitur serupa di Waze.
Integrasi ini menjadi bagian dari kerja sama perusahaan dengan pemerintah Inggris untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi harga BBM.

Google Maps Integrasikan Data Fuel Finder
Fitur harga BBM tersebut menggunakan data dari Fuel Finder, layanan pemerintah Inggris yang menyediakan informasi harga bensin dan diesel di SPBU. Pemerintah Inggris menyebut platform tersebut telah mencakup sekitar 99% lokasi penjualan BBM di negara itu.Integrasi ini membuat pengguna tidak perlu selalu berpindah aplikasi untuk membandingkan harga bahan bakar. Mereka dapat mencari SPBU di Google Maps dan melihat informasi harga yang tersedia pada lokasi terkait.
Google menjelaskan pengguna cukup mengetikkan kata kunci seperti petrol atau fuel pada kolom pencarian Google Maps maupun Waze. Aplikasi kemudian menampilkan lokasi SPBU di sekitar pengguna beserta informasi harga bahan bakar yang tersedia.
Pengguna juga dapat melihat harga untuk berbagai jenis bahan bakar di setiap SPBU, sehingga perbandingan tidak terbatas pada satu jenis bensin atau diesel. Informasi tersebut membantu pengendara menyesuaikan pilihan dengan jenis bahan bakar yang dibutuhkan kendaraannya.
Ketersediaan informasi harga secara langsung di aplikasi navigasi berpotensi menyederhanakan proses pencarian BBM dengan harga lebih kompetitif. Pengendara dapat mempertimbangkan harga di beberapa SPBU sebelum menentukan tempat pengisian, tanpa harus mengandalkan perkiraan atau hanya memilih lokasi terdekat.
Meski demikian, harga bukan satu-satunya faktor yang perlu dipertimbangkan. Pengendara tetap perlu memperhitungkan jarak tambahan, kondisi lalu lintas, dan konsumsi bahan bakar selama perjalanan. Selisih harga yang kecil belum tentu menghasilkan penghematan apabila pengguna harus berkendara lebih jauh untuk mencapai SPBU tertentu.
SPBU Wajib Melaporkan Perubahan Harga
Ketersediaan data harga BBM dalam layanan tersebut didukung aturan pelaporan harga di Inggris. Sejak bulan Februari 2026, SPBU di negara itu diwajibkan melaporkan perubahan harga bahan bakar dalam waktu 30 menit setelah perubahan berlaku. Ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut dapat berujung pada sanksi.Aturan ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah meningkatkan transparansi harga BBM. Data yang lebih mutakhir memungkinkan layanan digital menyajikan informasi lebih mendekati harga di lapangan, sehingga konsumen memiliki dasar lebih baik untuk membandingkan penawaran dari berbagai SPBU.
Sebelum integrasi dengan Google Maps, informasi dari Fuel Finder telah dapat digunakan melalui layanan lain. Kehadiran Google Maps dan Waze memperluas akses karena kedua aplikasi tersebut juga digunakan untuk mencari lokasi, menyusun rute, dan memandu perjalanan.
Pemerintah Inggris memperkirakan rumah tangga pemilik mobil dapat menghemat rata-rata sekitar GBP40 (Rp946.586) per tahun dengan membandingkan harga BBM sebelum membeli. Nilai tersebut merupakan perkiraan penghematan dari pemerintah, bukan jaminan bahwa setiap pengguna akan memperoleh jumlah penghematan yang sama.
Dampak fitur ini juga bergantung pada kebiasaan pengguna. Pengendara yang rutin membandingkan harga dan memiliki beberapa pilihan SPBU di sekitar tempat tinggal atau rute perjalanan berpotensi memperoleh manfaat lebih besar dibandingkan dengan pengguna yang tidak memiliki alternatif lokasi pengisian.
Harga BBM Meningkat di Inggris
Peluncuran fitur tersebut berlangsung ketika pengendara di Inggris menghadapi tekanan dari kenaikan harga bahan bakar. Laporan media Inggris pada tanggal 8 Oktober 2026 menyebut harga rata-rata diesel telah menembus £2 per liter, sedangkan bensin tanpa timbal mendekati GBP1,75 (Rp41.413) per liter.Kenaikan ini menambah beban biaya perjalanan bagi rumah tangga dan pelaku usaha yang bergantung pada kendaraan. Dalam situasi tersebut, akses terhadap informasi harga dapat membantu konsumen mengambil keputusan yang lebih terukur.
Transparansi juga berpotensi meningkatkan persaingan di antara pengelola SPBU karena perbedaan harga menjadi lebih mudah diketahui calon pelanggan. Namun, fitur ini tidak secara langsung menurunkan harga BBM.
Google Maps berfungsi sebagai sarana untuk menyampaikan informasi, sedangkan harga di SPBU tetap dipengaruhi berbagai faktor, termasuk biaya pasokan, distribusi, dan kebijakan penetapan harga masing-masing penyedia.
Integrasi Fuel Finder juga menunjukkan bagaimana data pemerintah dapat dimanfaatkan oleh layanan digital yang telah digunakan masyarakat sehari-hari. Dengan menggabungkan informasi harga dan navigasi, pengguna dapat mempertimbangkan biaya perjalanan sekaligus menentukan rute menuju lokasi pengisian bahan bakar.
Belum Ada Konfirmasi Ketersediaan di Indonesia
Untuk saat ini, pengumuman Google secara khusus membahas peluncuran fitur harga BBM berbasis Fuel Finder di Inggris. Google belum menyatakan dalam pengumuman tersebut bahwa integrasi yang sama akan tersedia di Indonesia.Karena itu, pengguna Google Maps di Indonesia tidak dapat langsung mengasumsikan bahwa mereka akan melihat harga BBM terkini dari seluruh SPBU seperti pengguna di Inggris. Ketersediaan informasi harga dapat bergantung pada dukungan data lokal dan integrasi dengan penyedia informasi terkait.
Di Indonesia, Google Maps sudah dapat membantu pengguna menemukan lokasi SPBU, melihat informasi tempat, dan mendapatkan petunjuk arah. Namun, kemampuan menemukan SPBU tidak otomatis berarti aplikasi menyediakan harga BBM terkini untuk setiap lokasi.
Peluncuran di Inggris memperlihatkan potensi pengembangan layanan navigasi menjadi sarana pembanding harga. Apabila data harga yang akurat dan diperbarui secara konsisten tersedia di pasar lain, fitur serupa dapat membantu konsumen membandingkan biaya pengisian BBM dengan lebih mudah.
Untuk saat ini, manfaat langsung dari pembaruan tersebut masih ditujukan bagi pengendara di Inggris. Perluasan ke negara lain akan bergantung pada ketersediaan data, dukungan mitra, serta keputusan Google terkait pengembangan fitur di masing-masing pasar.