Samsung dikabarkan merombak One UI 10 dengan Contextual Flow, navigasi lebih sederhana, integrasi Galaxy, dan kemungkinan model berlangganan AI.
Samsung dikabarkan merombak One UI 10 dengan Contextual Flow, navigasi lebih sederhana, integrasi Galaxy, dan kemungkinan model berlangganan AI.

Samsung Siapkan Perombakan Besar One UI 10

Lufthi Anggraeni • 21 Oktober 2026 07:45
Ringkasnya gini..
  • Samsung dikabarkan menyiapkan perombakan besar One UI 10 yang mengubah pendekatan antarmuka, bukan sekadar menambah fitur.
  • Perubahan yang dirumorkan mencakup Contextual Flow, navigasi lebih sederhana, dan integrasi smartphone, tablet, serta wearable.
  • Sejumlah fitur AI lanjutan berpotensi berbayar, sedangkan One UI 10 diperkirakan hadir bersama Galaxy S29, namun keduanya belum dikonfirmasi.
Jakarta: Samsung dikabarkan sedang menyiapkan perubahan besar pada antarmuka One UI 10. Pembaruan ini disebut tidak hanya membawa penyegaran tampilan dan penambahan fitur, tetapi juga mengubah pendekatan Samsung dalam merancang pengalaman penggunaan perangkat Galaxy.

Mengutip GSM Arena, sumber yang dekat dengan Nokia Power User mengungkap rencana Samsung untuk melakukan perombakan menyeluruh pada One UI. Informasi tersebut mendapat dukungan sebagian dari pembocor teknologi Ice Universe, yang menyatakan bahwa sumber independennya juga mengonfirmasi adanya perubahan signifikan pada One UI 10.

Meski demikian, Samsung belum mengumumkan secara resmi detail pembaruan tersebut. Informasi mengenai fitur, jadwal peluncuran, dan kemungkinan perubahan model bisnis layanan kecerdasan buatan (AI) masih bersumber dari laporan tidak resmi.

Perombakan ini disebut akan mengubah cara pengguna berinteraksi dengan perangkat Galaxy. Samsung dikabarkan ingin mengurangi ketergantungan pada aplikasi yang berdiri sendiri, menyederhanakan navigasi, serta meningkatkan integrasi antara smartphone, tablet, dan perangkat wearable.
 
samsung-one-ui-9-reaches-us
 

One UI 10 Dikabarkan Mengutamakan Contextual Flow

Salah satu perubahan utama yang disebut sedang dikembangkan Samsung adalah pendekatan Contextual Flow. Konsep ini mengutamakan penyajian informasi berdasarkan konteks aktivitas pengguna, alih-alih mengharuskan mereka berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain untuk menyelesaikan tugas.

Dalam pendekatan aplikasi konvensional, pengguna biasanya harus membuka beberapa aplikasi secara terpisah untuk memperoleh informasi yang saling berkaitan. Misalnya, mereka perlu membuka kalender untuk memeriksa jadwal, aplikasi peta untuk melihat lokasi, serta aplikasi komunikasi untuk mencari percakapan terkait suatu agenda.

Melalui Contextual Flow, One UI 10 dikabarkan akan menggabungkan informasi tersebut dalam satu tampilan yang lebih terpadu. Pengguna berpotensi memperoleh jadwal, informasi lokasi, dan komunikasi yang relevan tanpa harus berpindah-pindah aplikasi secara berulang.

Pendekatan ini dibandingkan sejumlah pihak dengan fitur Now Nudge, tetapi dengan kemampuan lebih luas. Meski demikian, laporan tersebut belum menjelaskan cara sistem akan mengumpulkan informasi, aplikasi pihak ketiga yang akan didukung, atau sejauh mana pengguna dapat mengatur integrasi tersebut.

Jika diterapkan, pendekatan ini berpotensi mengubah pengalaman penggunaan perangkat Galaxy. Aplikasi tidak lagi hanya berfungsi sebagai tujuan terpisah, tetapi dapat menjadi bagian dari alur aktivitas yang lebih menyatu.

Namun, efektivitasnya akan bergantung pada kemampuan sistem menghubungkan informasi secara tepat serta dukungan dari aplikasi yang digunakan pengguna. Samsung belum memberikan keterangan resmi mengenai implementasi teknis fitur tersebut.

Samsung Ingin Menyederhanakan Navigasi

Perubahan kedua yang disebut sebagai upaya Samsung dalam mengurangi cognitive load, yaitu beban mental yang muncul saat pengguna harus memahami terlalu banyak pilihan atau melakukan langkah berulang untuk menyelesaikan tugas.

Samsung dilaporkan ingin mengurangi jumlah ketukan, menu tersembunyi, dan lapisan navigasi yang tidak diperlukan. Hal ini bertujuan untuk membuat proses penggunaan perangkat terasa lebih lancar, baik saat pengguna mencari pengaturan maupun menjalankan fungsi tertentu.

Perubahan ini menjadi perhatian karena One UI telah berkembang melalui penambahan berbagai fitur selama beberapa generasi. Pembaruan tersebut memperluas kemampuan perangkat Galaxy, tetapi juga berpotensi membuat pengalaman penggunaan semakin rumit bagi sebagian pengguna.

Melalui One UI 10, Samsung dikabarkan ingin mengubah pendekatan pengembangan antarmukanya. Fokusnya bukan sekadar menambahkan fitur baru, melainkan memastikan fitur yang tersedia dapat diakses dengan lebih mudah.

Meski demikian, belum tersedia contoh antarmuka atau demonstrasi resmi yang memperlihatkan perubahan tersebut akan diterapkan. Detail mengenai susunan menu, navigasi, maupun tampilan layar juga belum tersedia.

Integrasi Ekosistem Galaxy Akan Ditingkatkan

Perubahan ketiga yang dirumorkan berkaitan dengan integrasi antardevice. Samsung disebut ingin meningkatkan perpindahan aktivitas antara smartphone, tablet, dan perangkat wearable agar pengalaman pengguna terasa lebih terpadu.

Dalam ekosistem perangkat yang saling terhubung, pengguna idealnya dapat melanjutkan aktivitas di perangkat berbeda tanpa harus mengulang seluruh proses dari awal. Peningkatan integrasi dapat membantu menyelaraskan informasi dan aktivitas sesuai perangkat yang sedang digunakan.

Sementara itu, belum tersedia informasi detail terkait fitur yang akan diperbarui atau perangkat yang akan memperoleh dukungan penuh. Namun, arah pengembangan ini menunjukkan bahwa Samsung diduga ingin menjadikan keterhubungan antardevice sebagai bagian penting dari pengalaman One UI 10.

Apabila rencana tersebut terealisasi, manfaatnya akan bergantung pada kompatibilitas perangkat, dukungan software, serta kemampuan sistem mempertahankan kesinambungan aktivitas pengguna.
   

Fitur AI Berpotensi Menggunakan Model Berlangganan

Selain perubahan antarmuka, Samsung dikabarkan sedang mempertimbangkan model bisnis baru untuk fitur AI. Samsung dilaporkan berpotensi membagi layanan AI ke dalam dua kategori. Fungsi dasar untuk kebutuhan sehari-hari diperkirakan tetap tersedia secara gratis. 

Sementara itu, integrasi pihak ketiga yang membutuhkan komputasi lebih besar serta fitur pemrosesan lanjutan berpotensi ditempatkan di balik sistem berlangganan. Pertimbangan tersebut berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan komputasi untuk menjalankan AI pada perangkat maupun melalui infrastruktur pendukung. 

Pemrosesan lebih rumit dapat memerlukan sumber daya tambahan, sehingga model berlangganan disebut sebagai salah satu opsi untuk mendukung layanan tersebut. Namun, Samsung belum mengonfirmasi terkait penerapan pembayaran baru pada One UI 10. 

Selain itu, juga belum tersedia pula informasi mengenai fitur yang mungkin dikenai biaya, besaran tarif, ataupun mitra layanan yang akan terlibat. Jika skema tersebut diterapkan, pembagian fitur gratis dan berbayar akan menjadi salah satu aspek penting bagi pengguna Galaxy. 

Kejelasan mengenai batas penggunaan, ketersediaan fitur dasar, serta biaya tambahan akan menentukan penerimaan pengguna terhadap perubahan tersebut.

Peluncuran One UI 10 Masih Belum Pasti

Perubahan besar ini diperkirakan membutuhkan waktu pengembangan lebih panjang dibandingkan dengan pembaruan One UI sebelumnya. Laporan yang beredar menyebut One UI 10 berpotensi hadir bersamaan dengan seri Galaxy S29, diperkirakan bertepatan dengan peringatan sepuluh tahun One UI.

Sebagai informasi, jadwal tersebut masih berupa perkiraan, bukan konfirmasi resmi Samsung. Samsung diprediksi akan merilis versi pratinjau untuk pengembang sebelum software versi final tersedia. Pengguna juga disarankan untuk tidak menunda pembelian perangkat hanya karena menantikan One UI 10. 

Berdasarkan strategi dukungan software Samsung yang disebut dalam laporan yang beredar, fitur generasi berikutnya diperkirakan tetap dapat hadir pada sejumlah flagship Galaxy S dan seri lipat terbaru yang kompatibel.

Hingga Samsung memberikan pengumuman resmi, belum dapat dipastikan bentuk akhir One UI 10, perangkat yang akan mendukungnya, maupun tanggal peluncurannya. Informasi yang beredar saat ini menunjukkan arah perubahan yang mungkin ditempuh Samsung, tetapi detailnya masih dapat berubah selama proses pengembangan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA