Ilustrasi: F5
Ilustrasi: F5

Perluas Platform Keamanan AI, F5 Gelar Workforce AI Security

Mohamad Mamduh • 29 September 2026 13:06
Ringkasnya gini..
  • Peluncuran solusi ini merespons pergeseran tren penggunaan AI oleh karyawan telah berkembang pesat.
  • Pengawasan juga dilakukan secara presisi sebelum sebuah tindakan dieksekusi.
  • ​Solusi F5 Workforce AI Security ini dijadwalkan akan tersedia secara umum mulai Oktober 2026.
Jakarta: F5 mengumumkan ketersediaan F5 Workforce AI Security. Penawaran baru yang bersifat agentless ini terintegrasi langsung ke dalam F5 AI Security Platform guna memberikan visibilitas penuh dan kontrol kebijakan terhadap aktivitas kecerdasan buatan di lingkungan enterprise, mencakup penggunaan AI oleh karyawan maupun tindakan yang dilakukan oleh AI agent atas nama pengguna.

Peluncuran solusi ini merespons pergeseran tren penggunaan AI oleh karyawan telah berkembang pesat melebihi sekadar pencarian informasi dasar. Saat ini, asisten AI dan coding agent makin aktif mengakses sistem internal perusahaan, memanggil tools, mengolah data, hingga menjalankan tindakan berdasarkan izin pengguna.

Berdasarkan laporan F5 2026 State of Application Strategy Report, sebanyak 66% organisasi bahkan telah mengizinkan teknologi AI untuk secara otomatis menyesuaikan kebijakan serta konfigurasi sistem. Kondisi ini menciptakan tantangan baru bagi tim keamanan siber yang kini wajib mengontrol tindakan apa saja yang diperbolehkan untuk dieksekusi oleh AI agent.

Chief Product Officer F5, Kunal Anand, menjelaskan bahwa F5 Workforce AI Security hadir menerapkan batasan berbasis niat (intent-based guardrails) di sepanjang jalur jaringan (network path). Langkah ini memungkinkan sistem memahami konteks interaksi AI dan menegakkan kebijakan keamanan secara proaktif sebelum tindakan berisiko terjadi.

Solusi ini memberikan satu set kontrol yang konsisten bagi organisasi untuk mengatur penggunaan AI sekaligus mengamankan cara mereka membangun dan menerapkan kecerdasan buatan di mana pun sistem tersebut dijalankan.

Dalam operasionalnya, F5 Workforce AI Security membawa sejumlah kapabilitas utama yang disajikan secara terpadu. Sistem ini mampu mengidentifikasi layanan AI yang diakses melalui peramban maupun developer tools, serta menerapkan kontrol akses berdasarkan tingkat lisensi, unggahan berkas, dan kebijakan data. Selain itu, platform ini menghubungkan setiap interaksi AI dengan identitas pengguna maupun agent, serta mencatat konteks niat dan tingkat risiko untuk kebutuhan pengawasan maupun auditability.

Pengawasan juga dilakukan secara presisi sebelum sebuah tindakan dieksekusi. Platform akan memeriksa pemanggilan tools di berbagai server Model Context Protocol (MCP) dan agent tools, lalu menerapkan kebijakan untuk mengizinkan, memblokir, atau memodifikasi tindakan berdasarkan identitas serta risiko paparan data sensitif.

Seluruh kontrol berbasis jaringan ini dapat diterapkan di berbagai peramban, CLI, coding agent, hingga MCP client tanpa membutuhkan instalasi endpoint client tambahan, serta terintegrasi secara mulus ke dalam lingkungan Secure Access Service Edge (SASE) yang sudah ada.

Kehadiran F5 Workforce AI Security melengkapi perjalanan pengembangan F5 AI Security Platform yang pertama kali diperkenalkan pada Juni 2026 dan diperluas dengan kapabilitas AI Gateway serta MCP Gateway pada Agustus 2026. Karena kontrol diterapkan secara inline pada tempat prompt dan respons benar-benar mengalir, organisasi mendapatkan cara yang konsisten untuk mengamankan enterprise AI tanpa perlu merancang ulang sistem yang sudah dibangun.

Solusi F5 Workforce AI Security ini dijadwalkan akan tersedia secara umum mulai Oktober 2026.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA