Peluncuran ini menandai langkah baru X dalam memperluas layanannya di luar aplikasi utama. Berbeda dengan fitur direct message (DM) yang terintegrasi di platform X, XChat hadir sebagai aplikasi mandiri dengan fokus pada komunikasi lebih privat dan minim distraksi.
Untuk dapat menggunakan layanan ini, pengguna memerlukan perangkat dengan sistem operasi minimal iOS 26 atau iPadOS 26. Persyaratan ini menunjukkan bahwa aplikasi dirancang untuk memanfaatkan teknologi terbaru dalam ekosistem Apple.
Dari sisi fitur, XChat menawarkan kemampuan komunikasi cukup lengkap, dari pesan teks, panggilan suara, video call, hingga berbagi file dan percakapan grup. Selain itu, terdapat fitur tambahan seperti pesan yang dapat terhapus otomatis, opsi penyuntingan pesan, serta perlindungan terhadap tangkapan layar guna menjaga privasi pengguna.
Keamanan menjadi salah satu fokus utama aplikasi ini. XChat mengusung enkripsi end-to-end tanpa kehadiran iklan maupun pelacakan data, sehingga memberikan pengalaman berkirim pesan lebih aman dan bebas gangguan.
Dari segi tampilan, antarmuka XChat telah disesuaikan dengan desain terbaru iOS, termasuk dukungan untuk keyboard generasi baru. Hal ini bertujuan menghadirkan pengalaman penggunaan lebih mulus dan konsisten bagi pengguna perangkat Apple.
Kehadiran XChat juga mencerminkan perubahan strategi perusahaan. Alih-alih menggabungkan semua fitur dalam satu aplikasi, X kini mulai memisahkan layanan tertentu menjadi aplikasi tersendiri untuk meningkatkan fokus dan efisiensi.
Kendati telah dirilis secara global, ketersediaan aplikasi ini tetap dilakukan secara bertahap, sehingga tidak semua pengguna langsung mendapatkan akses pada waktu yang sama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News