Laporan dari GSM Arena mengklaim Oppo sendiri telah mengkonfirmasi bahwa Find X10 Pro Max akan dipasarkan secara global, meski peluncuran perdananya akan berlangsung di China pada 22 September sebelum menyusul untuk pasar internasional pada bulan berikutnya.
Daya tarik utama Oppo Find X10 Pro Max kali ini bukan hanya spesifikasi kameranya, tetapi juga chipset baru yang menjadi otaknya. MediaTek Dimensity 9600 Pro merupakan chipset pertama MediaTek yang dibuat menggunakan proses 2nm TSMC N2P, sekaligus membawa rancangan CPU dan GPU Arm generasi terbaru.
Konfigurasi prosesornya mengalami perubahan dibanding Dimensity 9500. Chip baru ini memakai dua core Arm C2-Ultra, ditemani enam core C2-Pro. Salah satu core Ultra tersebut mampu berjalan hingga 4,55GHz.
Di sisi performa, Dimensity 9600 Pro diklaim memberikan peningkatan 17% untuk single-core dan 15% pada multi-core. Yang lebih menarik justru efisiensinya. Untuk beban multi-thread, efisiensi daya disebut meningkat hingga 61%, sementara efisiensi CPU secara keseluruhan mencapai 37% lebih baik.
Angka tersebut menunjukkan fokus MediaTek bukan sekadar mengejar skor benchmark, tetapi juga menjaga konsumsi daya ketika smartphone menjalankan pekerjaan berat dalam waktu lama.
GPU Dimensity 9600 Pro Fokus Gaming dan Grafis AI
Untuk kebutuhan grafis, MediaTek menggunakan Mali-G2 Ultra NX yang diklaim mendukung pengalaman gaming hingga lebih dari 185 fps. Peak performance GPU meningkat 27%, sedangkan kemampuan ray tracing naik 18%.Efisiensi daya GPU juga meningkat hingga 24%. MediaTek turut membekali teknologi neural graphics rendering untuk membantu menghasilkan kualitas super resolution yang lebih baik.
Kemampuan gaming tersebut kemudian dipadukan dengan sistem AI yang lebih kuat. MediaTek NPU 1090 menawarkan performa INT4 dua kali lipat dibanding NPU 990 pada Dimensity 9500. Chipset ini juga menjanjikan peningkatan 55% dalam token generation per watt serta pemrosesan pre-fill yang 51% lebih cepat.
Untuk workload AI yang menggunakan model besar, tersedia pula hardware compression engine untuk menangani KV cache.
Kamera Oppo Find X10 Pro Max Diproyeksikan Sangat Agresif
MediaTek Dimensity 9600 Pro tidak hanya meningkatkan performa komputasi, tetapi juga memperluas peran AI dalam fotografi dan video. ISP pada chipset ini dapat mengakses NPU secara langsung untuk memproses foto dan video.Sensor hingga 200MP didukung, sementara kemampuan perekaman video mencapai 8K 60fps. Sistem decoding juga mendapatkan dukungan untuk format VVC atau H.266.
Kemampuan tersebut akan menarik untuk Find X10 Pro Max karena smartphone ini dikabarkan membawa tiga kamera 200MP. Kamera utama menggunakan lensa f/1.5 dengan dynamic range 17 EV, sedangkan kamera periskop memiliki aperture f/2.1 dan stabilisasi CIPA 7.5. Kamera ultra-wide 200MP lainnya disebut memiliki sudut pandang 124 derajat dengan aperture f/2.2.
Laminar Flow Engine Jadi Senjata Oppo
Oppo juga bekerja sama dengan MediaTek mengembangkan Laminar Flow Engine, fitur yang akan debut di Find X10 Pro Max. Teknologi ini dirancang untuk menyeimbangkan respons sistem dengan konsumsi daya melalui perubahan pada arsitektur rendering dan koordinasi yang lebih erat dengan system scheduling.Selain chipset, Find X10 Pro Max diperkirakan membawa baterai Silicon/Carbon 8.000mAh serta layar dengan bezel hanya 0,99mm. Di China, Oppo Find X10 Pro Max akan diperkenalkan pada 22 September, sementara peluncuran global dijadwalkan menyusul pada Oktober.