Google mengunggah artikel di blog resminya yang membahas soal chipset prosesor karyanya, Tensor.
Google mengunggah artikel di blog resminya yang membahas soal chipset prosesor karyanya, Tensor.

Google Umumkan Chipset Tensor Tanpa Informasi Detail

Teknologi google
Lufthi Anggraeni • 20 Oktober 2021 10:07
Jakarta: Google telah resmi mengumumkan Pixel 6 dan Pixel 6 Pro setelah bocoran informasi dan teaser beredar selama berbulan-bulan. Kini, Google mengunggah artikel di blog resminya, membahas chipset prosesor karyanya, Tensor, yang mendukung dua smartphone terbarunya.
 
Sayangnya, Google tidak menjelaskan secara terperinci menyoal chipset tersebut pada unggahan di blog itu. Sebab Google tidak mencantumkan spesifikasi apapun terkait chipset ini di unggahan blog sepanjang 18 paragraf tersebut.
 
Namun menurut laporan Engadget, chipset ini dibangun dengan proses 5nm, dengan CPU mengusung arsitektur tiga klaster dan dua core ARM Cortex-X1 berkecepatan clock hingga 2,8GHz. Jumlah core tersebut satu core X1 lebih banyak jika dibandingkan dengan Qualcomm Snapdragon 888.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai informasi, core X1 tunggal Qualcomm mengusung kecepatan clock sedikit lebih tinggi. Sementara itu, CPU Tensor berbekal dua core Cortex-A76 berkecepatan clock hingga 1,8Hz. Tensor juga didukung GPU ARM Mali-G78, meski tidak tersedia informasi menyoal jumlah core pendukung GPU itu.
 
Namun rumor yang beredar menyebut bahwa GPU ARM Mali-G78 ini didukung oleh 20 core. Google menyebut bahwa Tensor dirancang bersama dengan Google Research, memungkinkannya membangun platform AI/ML yang sesuai untuk masa depan.
 
Tensor diklaim memungkinkan suguhan pengalaman baru yang membutuhkan Machine Learning (ML) canggih, seperti Motion Mode, Face Unblur, Speech enhancement mode untuk video, dan menerapkan HDRnet ke video hingga 4K60.
 
Tensor menggunakan teknologi pengenalan bicara otomatis paling akurat yang pernah dirilis Google, dan untuk pertama kali mode berkualitas tinggi dapat digunakan untuk aplikasi yang digunakan dalam jangka waktu panjang seperti Recorder atau Live Caption tanpa menghabiskan daya baterai secara cepat.
 
Selain itu, Tensor juga mendukung fitur Live Translate pada Pixel 6 dan Pixel 6 Pro, dan aplikasi chat seperti Messages dan WhatsApp, memungkinkan penerjemahan secara langsung. Live Translate juga berfungsi pada media seperti video dengan model penerjemahan dan pidato di perangkat.
 
Model penerjemahan mesin neural di perangkat baru menggunakan kurang dari separuh daya di Tensor. Berkat Tensor, Pixel 6 dan Pixel 6 Pro juga diklaim berbekal fitur deteksi wajah akurat di foto dan video, menemukan dan terfokus pada subjek secara lebih cepat.
 
Dikombinasikan dengan Titan M2, core keamanan Tensor dan TrustZone menggunakan Trusty OS, Google mengklaim bahwa Pixel 6 dan Pixel 6 Pro berbekal lapisan hardware keamanan terbanyak jika dibandingkan dengan smartphone lain.
 
Core keamanan Tensor merupakan subsistem berbasis CPU baru yang bekerja dengan chip keamanan Titan M2 untuk melindungi data sensitif pengguna. Pengujian yang dilakukan laboratorium keamanan mandiri menunjukan bahwa Titan M2 dapat menahan serangan seperti analisis elektromagnetik, gangguan tegangan, dan bahkan injeksi kesalahan laser. 
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif