Mengutip The Verge, tindakan ini akan berlangsung dari tanggal 20 Maret hingga 3 April, dan akan termasuk seluruh pembelian dengan uang dalam game, artinya, pendapatan dari pembelian V-bucks, pendapatan dari berlangganan, tiket pertempuran hadiah, dan sejumlah paket kosmetik.
Pendapatan ini juga termasuk pembelian kartu hadiah retail yang ditukarkan selama periode berdurasi dua pekan tersebut. Sebagai bagian dari upaya ini, Microsoft juga akan berkomitmen untuk mendonasikan pendapatan bersih mereka dari Fortnite selama periode tersebut, sehingga dapat membantu lebih banyak masyarakat di Ukraina.
Dana tersebut akan didonasikan kepada sejumlah organisasi berbeda, termasuk Direct Relief, United Nations High Commissioner for Refugees, United Nations Children’s Fund, dan World Food Programme.
Epic menyebut pihaknya akan menambahkan sejumlah organisasi pendukung dalam beberapa pekan mendatang. Selain itu, Epic juga menyebut bahwa pihaknya akan mengirimkan dana kepada organisasi tersebut secepatnya.
Epic juga menyebut pihaknya tidak menunggu dana untuk donasi ini masuk dari platform dan mitra pembayaran yang dapat memakan waktu cukup lama, tergantung pada cara transaksi tersebut diproses.
Saat transaksi dilaporkan, Epic menyebut pihaknya akan mencatat pendapatan tersebut dan mengirim dana ke organisasi bantuan kemanusiaan dalam beberapa hari. Informasi ini beredar setelah upaya terkait game lain menggalang dana hingga jutaan dollar untuk bantuan kemanusiaan setelah Rusia menginvasi Ukraina.
Sejumlah game indi di situs Itch.io menggalang dana sebesar lebih dari USD6 juta (Rp85,9 miliar) pada awal bulan Maret ini, dan platform toko digital video game terfokus di Ukraina Humble Bundle telah menggalang dana sebesar lebih dari USD9 juta (Rp128,9 miliar).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News