Kiri-kanan: Salah satu Pendiri East Ventures Willson Cuaca and Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi
Kiri-kanan: Salah satu Pendiri East Ventures Willson Cuaca and Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi

East Ventures: Jakarta Paling Banyak Punya Talenta Digital

Teknologi teknologi startup
Lufthi Anggraeni • 03 Februari 2020 07:13
Jakarta: East Ventures meluncurkan laporan yang berjudul East Ventures - Digital Competitiveness Index (EV-DCI) 2020. Laporan ini memetakan perkembangan ekonomi digital di 34 provinsi dan 24 kota besar di Indonesia.
 
Perkembangan pesat ekonomi digital di Indonesia baru terjadi di daerah perkotaan dan beberapa provinsi dengan kecepatan adopsi teknologi yang tinggi. Hal ini menyebabkan adanya digital? divide?, jurang pemisah antar daerah-daerah.
 
Digital Competitiveness Index merupakan alat untuk memetakan kondisi ekonomi digital di wilayah Indonesia, berdasarkan 9 pilar terkait perekonomian digital, serta aspek penunjang yang secara tidak langsung mendukung pengembangan ekonomi digital.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan adanya pemetaan yang jelas, terbentuklah gambaran lengkap dan langkah strategis yang bisa ditempuh untuk memeratakan akses digital and kapabilitas teknologi di seluruh Indonesia.
 
Indonesia membukukan skor daya saing tinggi dalam aspek penggunaan teknologi komunikasi dan informasi. Hal ini menggambarkan tingkat adopsi teknologi yang tinggi, terutama terkait tingkat kepemilikan ponsel pintar dan akses internet.
 
Ketersediaan jaringan data seluler yang makin merata di seluruh Tanah Air menjadi landasan skor yang tinggi dalam hal infrastruktur. Di sisi lain, Indonesia membukukan skor rendah dalam aspek sumber daya manusia dan kewirausahaan.
 
Skor SDM yang rendah menggambarkan langkanya pasokan talenta digital dan keterbatasan institusi pendidikan untuk menghasilkan tenaga kerja terampil di bidang teknologi dan informasi.
 
Adapun skor kewirausahaan yang rendah menggambarkan bahwa belum banyak pelaku usaha yang membuka bisnis atau bekerja dengan memanfaatkan teknologi digital.
 
Provinsi dengan skor paling tinggi seluruhnya berada di Pulau Jawa. Ketimpangan juga ditunjukkan oleh skor EV-DCI DKI Jakarta yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah lain.
 
DKI Jakarta adalah provinsi dengan skor tertinggi, diikuti oleh Jawa Barat. Jakarta juga menjadi kota dengan skor terbaik dengan Kota Bandung di posisi kedua.
 
Co-founder dan Managing Partner East Ventures Willson Cuacamenilai EV-DCI bisa menjadi panduan bagi perusahaan-perusahaan raksasa seperti Gojek, Traveloka, dan Tokopedia untuk terus melebarkan sayapnya ke seluruh sudut Nusantara.
 
Beberapa perusahaan teknologi lainnya juga terlihat sudah mulai mengembangkan layanannya ke berbagai daerah Indonesia lainnya, seperti Ruangguru kini telah digunakan oleh pelajar di 34 provinsi.
 
Layanan aplikasi kasir yang disediakan Moka POS telah digunakan oleh UKM di Papua, sedangkan Sirclo mendukung penjual online ?yang berlokasi di Nusa Tenggara Timur. Sementara itu, Airy telah memiliki mitra properti di Bitung dan Samosir.
 
East Ventures: Jakarta Paling Banyak Punya Talenta Digital
 
Willson mengatakan, kota-kota dengan skor EV-DCI tertinggi adalah tempat terbaik untuk memulai bisnis-bisnis digital baru. Bisnis digital, jelasnya, membutuhkan calon pengguna dengan kecepatan adopsi paling tinggi.
 
“Indonesia seringkali hanya dilihat dari perkembangan area tertentu saja seperti Jakarta. Padahal, masih banyak daerah lain dari Sabang hingga Merauke yang masih belum mengecap manfaat dari ekonomi digital tersebut,” katanya.
 
Beberapa temuan penting lainnya dari laporan ini:
1. Kemajuan ekonomi digital membuat persaingan di pasar tenaga kerja lebih kompetitif dan pekerja terampil lebih unggul. Daerah dengan daya saing digital tinggi cenderung menyerap lebih banyak pekerja profesional dan terampil.
 
2. Beberapa jenis pekerjaan seperti pekerja administrasi, operator mesin, dan pekerja kasar lebih rentan terhadap dampak digitalisasi. Jumlah pekerja dengan jenis pekerjaan tersebut merosot paling tajam di industri ICT, finansial, dan transportasi.
 
3. Jawa Barat adalah provinsi dengan ketersediaan talenta digital terbaik. Provinsi ini paling baik dalah hal keterampilan digital mahasiswa dan dosen, serta ketersediaan program studi terkait keterampilan digital
 
4. Daya saing digital di daerah yang direncanakan sebagai Bali Baru seperti Labuan Bajo, Danau Toba, Raja Ampat, Candi Borobudur, Gunung Bromo, dan Morotai harus ditingkatkan untuk memberikan akses informasi, kenyamanan, dan daya tarik untuk turis mancanegara.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif