Samsung Galaxy S20 Ultra mengusung sensor ISOCELL Bright HM1 beresolusi 108MP.
Samsung Galaxy S20 Ultra mengusung sensor ISOCELL Bright HM1 beresolusi 108MP.

Sensor 108MP Samsung Diklaim Bisa Hasilkan Foto Lebih Cerah

Teknologi teknologi samsung
Lufthi Anggraeni • 12 Februari 2020 21:27
Jakarta: Samsung Galaxy S20 yang baru diluncurkan mengusung kamera sebagai fitur unggulannya, sebab diklaim berbekal sejumlah peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan perangkat generasi pendahulunya.
 
Salah satu sektor yang diunggulkan Samsung pada lini Galaxy S20 adalah dukungan lensa wide-angle beresolusi 108MP yang mendukung Galaxy S20 Ultra. Kehadiran sensor ini tidak hanya diklaim Samsung mampu menjadikan gambar lebih tajam.
 
“Kita mengombinasikan sembilan piksel menjadi satu. jadi, kita tidak membandingkan dengan yang lain, kita fokus ke konsumen dan juga ke hasil,” ujar Samsung Mobile Product Manager Samsung Electronics Indonesia Verry Octavianus Wijaya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan kemampuan mengombinasikan sembilan piksel menjadi satu ini, sensor gambar 108MP Samsung ISOCELL Bright HM1 ini diklaim mampu menjadikan hasil foto menjadi lebih cerah pada kondisi pencahayaan redup.
 
Secara lebih jauh, Samsung menjelaskan perbedaan teknologi Nonacell atau Nona Binning ini pada situs resminya. Menurut situs tersebut, sensor 108MP Samsung juga didukung oleh teknologi SMART-ISO serta HDR real-time yang mendukung kemampuan menghasilkan foto lebih cerah ini.
 
Dengan dukungan teknologi ini, Samsung ISOCELL Bright HM1 juga dapat menghasilkan video beresolusi 8K pada 24 frames per detik (FPS). Teknologi nonacell ini diklaim Samsung lebih canggih jika dibandingkan dengan Tetracell, teknologi piksel-binning yang menggabungkan enam piksel menjadi satu, yang diperkenalkannya pada tahun 2017 lalu.
 
Namun, Samsung enggan berkomentar terkait dengan kehadiran sensor serupa pada perangkat karya kompetitor dan mengaku lebih terfokus pada upaya dalam menghadirkan pengalaman penggunaan terbaik untuk konsumennya.
 
Samsung juga mengunggulkan fitur bertajuk Single Take, memungkinkan pengguna untuk memperoleh foto dan video dalam satu kali proses pengerjaan. Dengan merekam video berdurasi minimal tiga detik dan maksimal lima detik, pengguna akan memperoleh video serta foto tidak bergerak dan GIF dengan jumlah maksimal sebanyak 11.
 
Fitur ini juga memanfaatkan sensori 108MP tersebut dan secara otomatis akan menyuguhkan pengguna sejumlah foto dengan filter yang dipilihkan oleh sistem ponsel cerdas terbaru Samsung ini. Dengan fitur ini, Samsung mengklaim pengguna tidak lagi akan kehilangan momen berharga untuk diabadikan.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif