Apple memberikan tanggapan terkait kontroversi pergantian baterai di pusat perbaikan pihak ketiga.
Apple memberikan tanggapan terkait kontroversi pergantian baterai di pusat perbaikan pihak ketiga.

Apple Tanggapi Kontroversi Penggantian Baterai

Teknologi apple
Lufthi Anggraeni • 16 Agustus 2019 14:15
Jakarta: Pekan lalu, Apple dilaporkan mencegah pemilik iPhone mengganti baterai di pusat layanan tidak bersertifikasi. Pencegahan ini tidak hanya berlaku untuk penggantian baterai non resmi di teknisi di pusat perbaikan pihak ketiga.
 
Pencegahan ini juga terjadi pada proses penggantian baterai resmi Apple di pusat perbaikan pihak ketiga, menyebabkan iPhone akan tetap menampilkan pesan berisi peringatan terkait permasalahan menyoal baterai di menu Settings.
 
Kini Apple memberikan tanggapannya terkait kontroversi tersebut, menyebut bahwa perusahaannya mempertimbangkan keselamatan konsumen dengan sangat serius dan berupaya memastikan bahwa penggantian baterai dilakukan dengan baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini, lanjut Apple, perusahaannya memiliki lebih dari 1.800 pusat perbaikan resmi Apple di Amerika Serikat. Jumlah ini diklaim mampu memenuhi kebutuhan konsumen terkait perbaikan perangkat Apple yang mengalami permasalahan.
 
Selain itu, Apple juga menyebut telah meluncurkan fitur pada tahun 2018 lalu, berkemampuan untuk memberitahukan pemilik perangkat saat Apple tidak dapat melakukan verifikasi baterai resmi baru dipasangkan oleh teknisi tersertifikasi Apple.
 
“Informasi ini ditujukan Apple untuk membantu melindungi konsumen dari kerusakan, kualitas buruk, atau penggunaan baterai yang berpotensi untuk membahayakan pengguna atau menghasilkan permasalahan menyoal performa.
 
Notifikasi ini juga diklaim Apple tidak akan mempengaruhi kemampuan dan kenyamanan konsumen dalam menggunakan ponsel setelah perbaikan baterai yang dilakukan pihak tidak bersertifikasi oleh Apple.
 
Hanya saja, pemilik perangkat akan terus menemukan pesan error ini setiap kali mengakses menu Settings. Selain itu, pemilik iPhone juga tidak dapat mendapatkan informasi terkait dengan kesehatan baterai ponsel.
 
Permasalahan ini disebabkan oleh penggunaan chip microcontroller pada baterai yang hanya teknisi resmi yang mengetahui konfigurasi yang sesuai saat mengganti baterai. Jika iOS tidak mendeteksi kesesuaian konfigurasi, pesan error akan tetap muncul meski kerusakan telah diperbaiki.
 
Dengan demikian, Apple kembali menekankan kepada pemilik iPhone untuk hanya mengganti baterai ponsel dengan unit resmi karya perusahaannya, dan di pusat perbaikan dan oleh teknisi yang telah mengantongi sertifikasi dari perusahaan raksasa teknologi ini.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif