Vivo secara resmi mengumumkan pusat r&d terbaru, berlokasi di Xi’An, Tiongkok.
Vivo secara resmi mengumumkan pusat r&d terbaru, berlokasi di Xi’An, Tiongkok.

Pusat R&D Baru vivo Terfokus pada Teknologi Fotografi Seluler

Lufthi Anggraeni • 23 Maret 2021 13:38
Jakarta: vivo mengumumkan pendirian pusat R&D terbaru, berlokasi di Xi’An, Tiongkok. Pusat R&D ini terfokus pada pengembangan teknologi berbasis fotografi dan merupakan kelanjutan dari kerjasama vivo dengan Zeiss.
 
“Pengembangan fungsi kamera menjadi salah satu long track phase vivo, dan untuk mendukung tujuan tersebut, investasi pada riset sangat dibutuhkan demi menembus keterbatasan teknologi fotografi seluler yang dihadapi saat ini. Diharapkan, pembangunan pusat R&D ini akan mendukung pengembangan jangka panjang untuk beragam inovasi dan produk unggulan vivo ke depan, khususnya dalam fitur fotografi,” ujar Senior Brand Director vivo Indonesia, Edy Kusuma.
 
Sebagai informasi, vivo telah memiliki sembilan pusat R&D dengan cakupan penelitian meliputi pengembangan teknologi jaringan 5G dan 6G, kecerdasan buatan (AI), eksplorasi desain, serta mobile imaging.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini, rangkaian pusat R&D vivo didukung oleh 700 teknisi profesional dengan spesialisasi pada pengembangan perangkat keras dan lunak, serta formulasi algoritma. Melengkapi dukungan rangkaian pusat R&D independen, sebelumya vivo juga telah menjalankan kerjasama dengan ZEISS.
 
Melalui kerja sama dengan produsen optik terdepan asal Jerman ini, vivo dengan mendirikan R&D gabungan,vivo ZEISS Imaging Lab. Kerjasama vivo dan ZEISS juga mencakup pembuatan sistem mobile imaging, yaitu vivo ZEISS Co-engineered Imaging System.
 
vivo ZEISS Co-engineered Imaging System tersebut akan diterapkan secara berkelanjutan di dalam smartphone seri unggulan vivo. Sebelumnya, vivo pertama kali menghadirkan teknologi Gimbal Stabilization Camera dalam smartphone.
 
Teknologi ini pertama kali diluncurkan secara komersial via vivo X50 series pada tahun 2020 lalu, setelah muncul pada prototipe APEX. vivo menyematkan teknologi Gimbal yang umum digunakan untuk fotografer dan sinematografer profesional, ditujukan untuk menghasil pencitraan lebih stabil, dihadirkan dalam desain smartphone ramping dan ergonomis.
 
vivo menyebut bahwa pengembangan teknologi Gimbal Stabilzation Camera terbaru terus dilakukannya, dan akan diimplementasikan via generasi flagship X Series terbaru, vivo X60 Series, yang resmi meluncur di pasar Tiongkok pada Desember 2020.
 
vivo X60 Series disebut menjadi seri pertama vivo yang berbekal vivo ZEISS Co-engineered Imaging System untuk performa kamera semakin canggih dan profesional. Selain itu, Seri X60 telah telah dikonfirmasi akan memasuki pangsa pasar lain, seperti India dan Malaysia, dalam waktu dekat.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif