Twitter.
Twitter.

Twitter Rekrut Hacker Ternama Jadi Kepala Keamanan Layanan

Teknologi media sosial teknologi cyber security
Cahyandaru Kuncorojati • 17 November 2020 16:37
Jakarta: Maraknya kasus peretasan akun Twitter milik sejumlah sosok terkenal beberapa waktu lalu membuat media sosial microblogging ini tidak mau main-main. Mereka dilaporkan sampai merekrut hacker untuk menjadi salah satu petinggi di perusahaan.
 
Twitter dikabarkan sudah merekrut hacker ternama Peiter Zatko yang lebih dikenal dengan nama Mudge sebagai Head of Security Twitter. Tugas pertamanya adalah membuat ulasan mendalam soal sistem keamanan Twitter selama 60 hari dan melaporkankan kepada pendiri sekaligus CEO Twitter Jack Dorsey.
 
Dikutip dari Engadget, Zatko sebelumnya bekerja di bagian penelitian sistem keamanan Advanced Technologies and Project Groups Google. Dia juga pernah bekerja untuk badan riset pertahanan Amerika Serikat yaitu DARPA untuk mendeteksi spionase siber.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sebuah wawancara eksklusif, Zatko mengaku aka melakukan pemeriksaan keamanan layanan, integrasi situs dan platform serta berbagai macam yang diklaim akan membantunya menyediakan sistem keamanan yang tidak biasa alias bukan konvensional.
 
BACA: Tiga Hacker Pembobol Akun Twitter Pesohor Ditangkap, Masih Muda
 
Zatko mengaku merasa senang karena Twitter memberikannya kebebasan untuk menggunakan metode sistem keamanan yang tidak biasa termasuk mengecok pelaku serangan siber dengan memanipulasi data yang mereka curi.
 
Mantan Chief of Security Facebook, Alex Stamos dalam sebuah wawancara memuji cara yang diambil Twitter. Menurutnya merekrut hacker ternama merupakan cara terbaik mengingat Twitter tidak memiliki bbanyak dana seperti perusahaan besar sekelas Google.
 
Kasus peretasan akun Twitter milik sejumlah sosok penting dna terkenal du di dunia dilakukan oleh remaja belasan tahun dengan cara social engineering. Dia menipu pegawai Twitter untuk mendapatkan akses ke sistem internal Twitter.
 
Menurut Stamos ini jadi pertanda bahwa Twitter harus mengkaji ulang sistem keamanan mendasarnya sebelum di masa mendatang menerima percobaan peretasan dari pelaku yang lebih ahli dan canggih.
 
Karir Peiter Zatko di dunia hacker juga cukup disegani. Saat dia mengerjakan proyek rahasia bersama DARPA, Zatko masih aktif di organisasi hacker bernama L0pht dan Cult of the Dead Cow yang aktif di tahun kisaran tahun 1990.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif