Layanan ini memungkinkan masyarakat menukar uang lama dengan pecahan baru cukup dengan datang ke kantor cabang BCA selama periode dari tanggal 19 Februari hingga 18 Maret 2026 pada jam operasional pukul 09.00–14.00 WIB.
Untuk layanan ini, BCA menetapkan kapasitas kuota harian terbatas hingga sekitar 1.500 orang per cabang tergantung ketersediaan stok. Penukaran di BCA bersifat gratis tanpa biaya administrasi, serta tidak mensyaratkan reservasi awal secara online sehingga menjadi alternatif bagi warga yang gagal mendapatkan kuota kas keliling Bank Indonesia (BI).
Selain menguntungkan nasabah, layanan ini juga memberikan kesempatan kepada non-nasabah selama stok uang baru masih tersedia di cabang yang dikunjungi. Untuk memaksimalkan peluang mendapatkan uang baru di BCA, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan.
Pertama, calon penukar harus membawa KTP asli dan kartu ATM atau buku tabungan, terutama bagi nasabah BCA karena verifikasi akan lebih cepat. Sebelum datang, pilih Kantor Cabang Utama (KCU) karena stok uang baru biasanya lebih banyak jika dibandingkan dengan Kantor Cabang Pembantu.
Sesampainya di bank, sampaikan kepada petugas keamanan terkait tujuan untuk menukar uang baru untuk mendapatkan nomor antrean teller. Pada saat giliran tiba, serahkan dokumen serta uang lama yang hendak ditukar sesuai pecahan yang diinginkan, lalu pastikan jumlah uang baru yang diterima sudah benar sebelum meninggalkan loket.
Penukaran uang baru di BCA memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan jalur kas keliling PINTAR BI, terutama karena tidak perlu war kuota dan antrean sudah lebih teratur. Namun, kuota harian tetap terbatas sehingga masyarakat disarankan datang lebih awal sebelum bank buka untuk mendapatkan nomor antrean awal.
Selain itu, memilih cabang di area yang tidak terlalu ramai serta membawa uang lama yang sudah disusun rapi berdasarkan pecahan juga membantu proses penukaran berjalan lebih cepat. Penukaran uang lewat cabang bank lain seperti BRI, Mandiri, dan BNI juga tersedia dengan jadwal dan kuota perbankan masing-masing sampai tanggal 18 Maret 2026, memberikan opsi tambahan bagi masyarakat yang belum kebagian uang baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News