Huawei Mate XT 2 dijadwalkan meluncur 7 September 2026 dengan HarmonyOS 7 dan sejumlah peningkatan pada chipset, engsel, serta layar.
Huawei Mate XT 2 dijadwalkan meluncur 7 September 2026 dengan HarmonyOS 7 dan sejumlah peningkatan pada chipset, engsel, serta layar.

Huawei Mate XT 2 Resmi Diperkenalkan Pada Bulan September

Lufthi Anggraeni • 26 Agustus 2026 07:57
Ringkasnya gini..
  • Huawei akan memperkenalkan Mate XT 2 pada tanggal 7 September 2026 bersama HarmonyOS 7.
  • Mate XT 2 dikabarkan membawa chipset Kirin 9050 Pro dan desain engsel baru.
  • Huawei disebut menyiapkan layar lebih tahan lama dengan teknologi UFG pada Mate XT 2.
Jakarta: Huawei memastikan kehadiran generasi terbaru smartphone lipat tiga, Mate XT 2, pada bulan September 2026. Perangkat tersebut akan menjadi salah satu produk utama dalam acara peluncuran yang juga menampilkan HarmonyOS 7. 
 
Mengutip Gizmochina, Huawei telah menetapkan tanggal 7 September sebagai tanggal penyelenggaraan acara HarmonyOS 7 | Huawei Mate XT 2 and All-Scenario New Product Launch Event. Peluncuran ini menjadi kelanjutan dari Mate XT generasi pertama yang diperkenalkan Huawei pada tahun 2024 sebagai smartphone lipat tiga komersial pertama di dunia. 
 
Mate XT mampu menghadirkan layar hingga 10,2 inci ketika dibuka sepenuhnya, sehingga menggabungkan fungsi smartphone dan tablet dalam satu perangkat. Untuk Mate XT 2, Huawei belum mengungkap spesifikasi lengkapnya. 

Sejumlah informasi yang beredar menunjukkan bahwa perusahaan menyiapkan perubahan pada mekanisme lipatan, peningkatan chipset, serta sejumlah penyempurnaan pada daya tahan perangkat. Namun, sebagian besar detail tersebut masih berupa bocoran dan belum mendapatkan konfirmasi resmi.

Mate XT 2 Dijadwalkan Meluncur 7 September

Huawei secara resmi mengumumkan tanggal acara peluncuran Mate XT 2 pada tanggal 7 September 2026. Selain smartphone lipat tiga tersebut, HarmonyOS 7 juga akan menjadi bagian penting dalam acara yang sama.
 
Kehadiran HarmonyOS 7 menjadi relevan karena smartphone dengan tiga panel layar membutuhkan optimasi software lebih rumit dibandingkan dengan ponsel biasa maupun foldable dengan dua panel. Sistem operasi harus mampu menyesuaikan antarmuka ketika perangkat berubah dari kondisi terlipat menjadi terbuka.
 
Huawei perlu memastikan aplikasi dapat beradaptasi dengan beberapa konfigurasi layar, termasuk pengaturan jendela, perpindahan tampilan, dan perubahan ukuran antarmuka. Integrasi antara hardware dan HarmonyOS juga akan menentukan seberapa praktis Mate XT 2 digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
 
Huawei sebelumnya memperkenalkan HarmonyOS 7 pada bulan Juni 2026. Peluncuran Mate XT 2 kemudian akan menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk menunjukkan kemampuan sistem operasi tersebut pada perangkat dengan desain lipat lebih rumit.
 
Huawei Mate XT 2 Resmi Diperkenalkan Pada Bulan September

Chipset dan Engsel Dikabarkan Mendapat Peningkatan

Salah satu rumor yang beredar menyebut Mate XT 2 akan menggunakan chipset Kirin 9050 Pro. Chip tersebut dikaitkan dengan peningkatan kemampuan pemrosesan AI secara langsung di perangkat. Namun, Huawei belum mengonfirmasi penggunaan chipset tersebut pada Mate XT 2 sehingga informasi ini masih perlu menunggu pengumuman resmi.
 
Perubahan lain yang disebut-sebut hadir pada Mate XT 2 adalah desain engsel baru. Huawei dikabarkan mengembangkan mekanisme yang dapat mengurangi tampilan lipatan pada layar fleksibel. Jika benar, peningkatan tersebut akan menjadi salah satu aspek penting karena garis lipatan merupakan salah satu tantangan utama pada perangkat dengan layar fleksibel.
 
Huawei juga disebut berpotensi menggunakan material UFG atau Ultra-Thin Glass pada layar. Material tersebut diharapkan memberikan peningkatan daya tahan terhadap penggunaan sehari-hari. Kendati demikian, detail mengenai material layar dan konstruksi engsel masih belum dikonfirmasi secara resmi.
 
Pengembangan mekanisme lipatan menjadi sangat penting untuk Mate XT 2 karena desain tiga panel memiliki lebih banyak bagian bergerak dibandingkan smartphone foldable konvensional. Selain harus mempertahankan fleksibilitas layar, Huawei juga perlu memastikan perangkat tetap cukup tipis dan kokoh ketika digunakan dalam kondisi terlipat.

Melanjutkan Konsep Mate XT Generasi Pertama

Mate XT generasi pertama menggunakan pendekatan tiga layar yang memungkinkan perangkat digunakan dalam beberapa konfigurasi. Ketika terbuka sepenuhnya, perangkat tersebut menawarkan layar berukuran 10,2 inci. 
 
Dalam kondisi terlipat sebagian, ukuran tampilan dapat berubah menjadi sekitar 7,9 inci dan 6,4 inci ketika seluruh perangkat dilipat. Perangkat generasi pertama memiliki ketebalan sekitar 3,6 mm pada bagian tertipis ketika dibuka sepenuhnya. 
 
Huawei juga membekalinya dengan baterai berkapasitas 5.600 mAh, RAM 16GB, serta pilihan penyimpanan hingga 1TB. Mate XT diposisikan sebagai perangkat premium dengan harga yang juga tinggi. Versi dasar dengan penyimpanan 256GB dibanderol CNY19.999 (Rp52,7 juta) di Tiongkok. 
 
Perangkat tersebut kemudian diperluas ke pasar global pada tahun 2025. Mate XT 2 diperkirakan akan mempertahankan konsep utama tersebut sekaligus memperbaiki aspek yang masih menjadi tantangan pada generasi pertama. 
 
Ketahanan layar, mekanisme engsel, bobot, dan ketebalan menjadi beberapa faktor penting yang berpotensi akan menjadi perhatian Huawei.

Spesifikasi Lengkap Masih Menunggu Pengumuman

Kendati tanggal peluncuran telah dikonfirmasi, Huawei belum memberikan lembar spesifikasi resmi Mate XT 2. Informasi mengenai ukuran layar, kapasitas baterai, konfigurasi kamera, RAM, penyimpanan, harga, serta varian warna masih belum diketahui secara pasti.
 
Sejumlah laporan menyebut perangkat dapat hadir dalam beberapa pilihan warna, termasuk hitam, merah, ungu, dan putih. Namun, informasi tersebut juga masih berada dalam kategori rumor hingga Huawei mengumumkannya secara resmi.
 
Huawei juga akan menghadapi tantangan untuk mempertahankan keunggulan desain yang ditawarkan Mate XT sekaligus meningkatkan daya tahan perangkat. Smartphone lipat tiga memiliki struktur yang lebih rumit dibandingkan dengan foldable biasa, sehingga setiap peningkatan pada engsel dan layar dapat berdampak terhadap bobot, ketebalan, serta harga.
 
Dengan peluncuran yang dijadwalkan pada tanggal 7 September, penantian terhadap Mate XT 2 tidak akan berlangsung lama. Acara tersebut diharapkan memberikan informasi resmi mengenai seluruh spesifikasi dan fitur perangkat, sekaligus memperlihatkan upatya Huawei mengembangkan kategori smartphone lipat tiga yang pertama kali diperkenalkannya pada tahun 2024.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA