Mengutip The Verge, DJI Osmo Pocket 4 masih mengandalkan sensor 1 inci, namun dengan peningkatan kemampuan pengolahan gambar. Sensor ini memungkinkan hasil foto dan video lebih detail, terutama dalam kondisi pencahayaan rendah.
Kamera ini juga mendukung perekaman video dengan frame rate tinggi, termasuk slow-motion hingga 4K 240fps, serta resolusi foto yang meningkat hingga sekitar 37MP. Salah satu peningkatan yang paling terasa ada pada layar.
DJI kini menyematkan layar sentuh OLED berukuran 2 inci dapat diputar atau rotating touchscreen. Dalam mode landscape, layar ini menampilkan kontrol tambahan seperti tombol zoom yaitu 1x, 2x, hingga 4x, tombol kustom, serta joystick multifungsi yang memudahkan pengoperasian kamera secara langsung.
Desain ini membuat pengalaman penggunaan menjadi lebih intuitif, terutama bagi kreator konten yang membutuhkan kontrol cepat saat merekam. Berbeda dari generasi sebelumnya yang bergantung pada kartu microSD, Osmo Pocket 4 kini hadir dengan penyimpanan internal besar, mencapai 107GB.
Keputusan ini memungkinkan transfer data lebih cepat hingga 800MB/s, sekaligus mengurangi risiko kerusakan file akibat kartu memori eksternal. Kendati demikian, perubahan ini juga menandai pergeseran dari sistem penyimpanan fleksibel ke solusi lebih terintegrasi.
DJI juga menyematkan berbagai fitur pendukung seperti ActiveTrack 7.0 untuk pelacakan subjek lebih akurat, gesture control untuk pengambilan gambar jarak jauh, serta filter warna baru untuk kebutuhan sinematik.
Selain itu, perangkat ini tetap mempertahankan desain compact dengan stabilisasi gimbal, menjadikannya ideal untuk vlogging dan produksi konten mobile. DJI Osmo Pocket 4 mulai dipasarkan di wilayah Eropa dan Inggris dengan beberapa pilihan paket, termasuk Creator Combo dengan aksesori tambahan seperti lensa wide, tripod mini, dan mikrofon eksternal.
Namun, perangkat ini belum tersedia di pasar Amerika Serikat karena masih menunggu persetujuan regulasi. DJI Osmo Pocket 4 membawa peningkatan signifikan di berbagai aspek, dari kualitas kamera, layar, hingga sistem penyimpanan.
Dengan kombinasi sensor besar, fitur canggih, dan desain ringkas, perangkat ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu kamera vlogging terbaik di kelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News