Synology Ingin Populerkan Penggunaan NAS
Peragkat NAS Synology.
Jakarta: Teknologi perangkat NAS (Network Attached Storage) semakin membawa teknologi penyimpanan dan komputasi awan atau cloud. Namun menurut Synology, pemahaman tentang teknologi tersebut khususnya di Indonesia hanya dimiliki oleh kalangan bisnis atau enterprise.

"NAS juga bisa digunakan untuk konsumen rumahan atau end user dan bisnis skala kecil  menengah, yang sekarang dituntut mengadopsi teknologi digital," ungkap Sales Account Manager Synology Victor Wang.

Di kawasan negara-negara ASEAN, disebutkan Wang pendapatan penjualan Synology meningkat positif sebanyak 30 persen di paruh pertama tahun ini. Pasar Indonesia juga termasuk kontributor di dalamnya. Synology merasa mereka juga perlu meningkatkan brand awareness NAS buatannya.


Berlokasi di GoWork, Jakarta, Synology menjelaskan solusi yang diberikan oleh perangkat NAS buatannya. Perangkat NAS Synology hadir dalam beberapa seri, yakni seri J, seri Value, seri Plus, dan seri FS dan XS.

"Seri J untuk end user atau konsumen rumahan, sementara seri Value untuk pengguna rumahan tapi yang juga menginginkan performa untuk mendukung kegiatan bekerja. Seri Plus menawarkan performa yang cocok untuk bisnis skala kecil dan menengah dan seri FX & FX untuk enterprise yang kebutuhannya sangat tinggi," jelas Wang.

Kepada Medcom.id, Synology juga mengedepankan edukasi mengenai teknologi NAS, yakni sebagai layanan penyimpanan data dan komputasis berbasis cloud on-premise yang sifatnya privat alias bisa dimiliki sendiri tanpa harus membayar biaya sewa.

Layanan yang serupa dengan yang ditawarkan Google Drive dan lain-lain, tapi perbedaannya Synology tidak mengenakan biayan untuk layanan cloud yang dihadirkan lewat perangkat NAS. Pengguna NAS Synology tetap bisa menyimpan dan berbagai beragam jenis data lewat fitur Synology Drive.

Fitur Synology Drive mengsinkronisasi penyimpanan data dari smartphone terhubung langsung ke penyimpanan data di perangkat NAS Synology yang terpasang , baik di rumah maupun di kantor.

"Bukan hanya perangkat NAS yang jadi fokus Synology tapi juga aplikasi untuk mengolah dan mengakses beragam data yang bisa disimpan termasuk dalam fokus Synology," jelas Wang.

Dalam presentasinya Wang mendemokan beragam aplikasi pendukung untuk setiap jenis data yang disimpan di NAS Synology, misalnya Photo Station, Video Station dan Audio Station yang juga bisa dipasang di smartphone sehingga terhubung langsung.

Lewat aplikasi-aplikasi yang diciptakan Synology pengguna bisa mengakses data yang tersimpan di NAs Synology dengan cara mengunduhnya atau mengaksesnya secara streaming. Akses NAS Synology bisa dilakukan dengan mudah lewta akun QuickConnect yang menggantikan sistem IP Address yang sulit diingat.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.