Microsoft minta perusahaan untuk berhenti menggunakan Internet Explorer. (Associated Press)
Microsoft minta perusahaan untuk berhenti menggunakan Internet Explorer. (Associated Press)

Microsoft Minta Perusahaan Berhenti Gunakan Internet Explorer

Teknologi microsoft
Ellavie Ichlasa Amalia • 09 Februari 2019 08:11
Jakarta:Microsoft meminta para pengguna Internet Explorer untuk berhenti menggunakan peramban tua tersebut.
 
Perusahaan asal Redmond itu memperkenalkan peramban baru empat tahun lalu, Edge, bersamaan dengan peluncuran Windows 10. Meskipun begitu, Anda masih akan bisa menemukan peramban Internet Explorer pada Windows.
 
Masih banyak perusahaan dan pelaku bisnis yang menggunakan Internet Explorer karena peramban itu mendukung aplikasi web lama. Namun, Internet Explorer tidak lagi memenuhi standar internet baru.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam sebuah artikel di blog, Senior Cybersecurity Architecht, Microsoft, Chris Jackson menjelaskan mengapa jika perusahaan terus menggunakan Internet Explorer, ini justru akan merugikan mereka dalam jangka panjang, lapor Engadget.
 
Jackson menjelaskan, jika perusahaan memilih untuk menggunakan Internet Explorer 6 untuk membuat halaman situs, maka secara otomatis, mereka menggunakan standar pembuatan situs pada 1999 dan bukannya standar baru yang ada saat ini.
 
Microsoft mencoba untuk meminimalisir tingkat ketertinggalan teknologi yang harus dikejar oleh perusahaan ketika mereka menggunakan IE. Salah satunya dengan menyediakan Enterprise Mode untuk peramban itu pada 2014. Enterprise Mode memungkinkan perusahaan untuk melakukan render situs dengan versi lama dari IE untuk menghindari masalah kompatibilitas dengan aplikasi web lama.
 
Namun, cara terbaik untuk memastikan Anda mengikuti standar pembuatan situs modern adalah dengan menggunakan peramban modern. Microsoft berhenti mendukung IE 8, 9, dan 10 pada 2016. Kebanyakan developer tidak menguji kompatibilitas situs dengan IE karena sedikitnya jumlah pengguna.
 
Bagi perusahaan, menjalankan aplikasi tua di IE memang lebih mudah, tapi dalam jangka panjang, jauh lebih aman dan lebih baik bagi mereka untuk menggunakan peramban modern, seperti Chrome, Firefox, atau Edge.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif