Microsoft Edge Tawarkan Chrome Berisi Malware?

Cahyandaru Kuncorojati 29 Oktober 2018 11:10 WIB
google
Microsoft Edge Tawarkan Chrome Berisi Malware?
Microsoft Edge.
Jakarta: Wajah dari aplikasi peramban internet atau browser Microsoft Edge tampaknya menjadi tercoreng terkait kompetisinya dengan browser Google Chrome setelah ditemukannya kasus baru.

Dikutip dari Digital Trends, akun Twitter bernama Gabriel Landau menemukan bahwa mesin pencarian Binge milik Microsoft yang memang tertanam di Microsoft Edge menawarkan tautan untuk menunduhg Google Chrome dari situs malware.

Dalam video yang diunggah ke akun Twitternya, Landau memperlihatkan bahwa dia melakukan pencarian unduh Google Chrome lewat mesin pencari Binge di Microsoft Edge pada laptop Windows 10 yang disebut masih sangat baru.


Setelah disajikan tautan yang terlihat berisi deskripsi resmi seperti yang ditampilkan Google, Landau menemukan ke anehan di bagian kolom URL yang menampilkan alamat situs atau tautan sumber unduhan. URL tersebut menampilkan situs "googleonline2018.com".
 

Tadi kejanggalan pertama, kejanggalan kedua ditemukan pada ikon file yang sudah diunduh. Meksipun memiliki nama file ChromeSetup tapi tampilan ikon unduhannya tidak seperti ikon Google Chrome dari file unduhan yang sebenarnya.

Landau tidak lalu membuka untu instal tapi dia mengecek Properties dari file tersebut dan menemukan bahwa digital signature dari file ini dibuat oleh perusahaan bernama Alpha Criteria, bukan Google.

Pihak Microsoft kabarnya sudah memberikan jawaban dan menghapus tautan tersebut dari pencarian Bing. Tidak ada jawaban mengenai alasan iklan palsu berisi malware tersebut bisa disajikan oleh Bing kecuali diduga sistem keamanan Bing memang kurang ketat.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.