Apple Selesaikan Akuisisi Shazam
Apple mengumumkan peresmian akuisisi Shazam dan menjanjikan pengalaman menikmati musik lebih baik. (Foto: Phone Arena)
Jakarta: Apple baru saja mengumumkan perusahaannya telah resmi mengakuisi Shazam, setelah European Commision menyetujui transaksi tersebut pada awal bulan ini. Melalui akusisi ini, Apple menyebut akan menghadirkan aplikasi bebas iklan dalam waktu dekat.

Selain itu, perusahaan berbasis di Cupertino ini juga mengumumkan bahwa tim Shazam dan Apple Music akan bekerja sama untuk menyuguhkan pengguna cara lebih baik guna menemukan dan menikmati musik.

Sebagai informasi, Shazam merupakan aplikasi berkemampuan mengenali musik di sekitar dengan mendengarkannya.


Menurut Apple, Shazam telah diunduh sebanyak lebih dari satu juta kali di seluruh platform. Dan pengguna telah menggunakan aplikasi ini sebanyak lebih dari 20 juta kali per hari untuk mengidentifikasi lagu.

Sebelumnya, situs ulasan pekerjaan Glassdoor membuat daftar berisi 15 perusahaan yang tidak menjadikan gelar sarjana sebagai persyaratan untuk masuk ke perusahaan. Peruasahaan-perusahaan teknologi raksasa masuk ke dalam daftar tersebut, salah satunya adalah Apple.

Sementara itu, situs perbaikan smartphone di internet iFixit menemukan bahwa iPhone XS dan XS Max yang dirilis pada pertengahan bulan September ini menggunakan dukungan komponen buatan Intel dan Toshiba.

iFixit juga menemukan kedua perangkat menggunakan komponen Intel untuk bagian modem dan chip pendukung fitur komunikasi. Hal ini membuktikan pernyataan Qualcomm yang berseteru dengan Apple sejak tahun lalu. Kala itu Qualcomm menyatakan bahwa Apple akan menggunakan komponen kompetitor mereka.

Selain itu, setelah resmi diperkenalkan oleh Apple, analis kenamaan Ming-Chi Kuo memprediksi bahwa penjualan iPhone XS Max dan Apple Watch Series 4 sesuai dengan harapan Apple, sedangkan penjualan iPhone XS akan lebih rendah dari harapan.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.