Rumor terkait penjualan tersebut sudah muncul sejak awal Oktober ini. Langkah ini diambil sebagai cara Fujitsu demi kembali meraup keuntungan.
Perusahaan teknologi yang bermarkas di Tokyo ini tengah mencari peluang dengan Lenovo dalam hal penelitian, pengembangan, desain dan manufaktuf PC untuk pasar global, lapor Japan Today.
Kedua perusahaan memang masih dalam tahap diskusi, dan kemungkinan mereka mendapatkan bantuan dari Bank Pembangunan Jepang dari sisi finansial dan dukungan strategis lainnya.
Belum ada kepastian apakah Fujitsu akan melepas divisi bisnis PC mereka secara penuh ke Lenovo. Berbagai spekulasi yang beredar di internet menyebut, Fujitsu mengharapkan Lenovo mengambil mayoritas saham di perusahaan baru yang mengelola lini bisnis ini nantinya.
"Prioritas utama kami adalah bekerja sama dengan Lenovo, yang sudah mempunyai pasar PC global," kata Presiden Fujitsu Tatsuya Tanaka. Pengumuman ini berdampak pada kenaikan saham Fujitsu sebesar 7,8 persen, dengan nilai JPY599,3 per lembar.
Sebelumnya, Fujitsu berdiskusi bersama Toshiba dan Vaio terkait hal yang sama, tetapi pada akhirnya tidak tercapai kata sepakat. Langkah Fujitsu ini diambil setelah mereka mengalami kesulitan ikut dalam kompetisi pasar PC dengan harga yang lebih murah, terutama di pasa Tiongkok dan Korea Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News