Apple Ingin Ajak Media Cetak Besar ke Layanan Berlangganan

Lufthi Anggraeni 10 September 2018 11:14 WIB
apple
Apple Ingin Ajak Media Cetak Besar ke Layanan Berlangganan
Apple dirumorkan akan menambahkan konten dari surat kabar besar pada layanan berlangganan miliknya.
Jakarta: Apple tengah berupaya meningkatkan pendapatan bisnis layanan dari USD30 miliar (Rp446 miliar) yang diperolehnya pada tahun 2017 lalu, menjadi USD50 miliar (Rp743 miliar) pada tahun 2021.

Apple  berencana  menawarkan layanan berlangganan majalah online, guna mencapai targetnya tersebut. Setelah mengakuisisi Texture pada bulan Maret lalu, beredar rumor  Apple mengombinasikan Texture ke layanan baru yang akan menawarkan konten kepada pelanggan.

Layanan baru ini dirumorkan mulai tahun 2019 mendatang, dan akan menawarkan konten dari surat kabar besar seperti New York Times, Wall Street Journal dan The Washington Post. Ketiga surat kabar ini telah berdiskusi dengan Apple.


Namun, salah satu petinggi yang dilaporkan mengetahui diskusi ini membantah rumor tersebut. Petinggi ini menyebut bahwa berlangganan secara langsung antara penyedia konten dan pelanggan, serupa dengan cara Wall Street Journal dan New York Times menawarkan layanan online milik mereka, menjadi metode yang dipilih penerbit ini dibandingkan dengan metode bundling konten.

Terutama jika surat kabar ini menawarkan harga berlangganan per bulan sebesar USD50 (Rp744.415) untuk NY Time dan USD37 (Rp550.867) untuk WSJ. Selain itu, surat kabar tersebut diperkirakan memiliki ketakutan menjalin kesepakatan bertuntutan tinggi seperti dengan Apple.

Di sisi lain, Apple memiliki jumlah pasar besar, berasal dari platform pengguna iPhone, sebanyak lebih dari 1,3 miliar, dan dengan petinggi senior seperti SVP of Internet Software dan Service Eddy Cue terlibat pada diskusi ini, peluang terkait dengan layanan ini masih terbuka lebar.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.