YouTube Uji Incognito Mode untuk Android

Ellavie Ichlasa Amalia 16 Mei 2018 10:38 WIB
youtube
YouTube Uji Incognito Mode untuk Android
YouTube uji fitur Incognito Mode. (AFP PHOTO / LIONEL BONAVENTURE)
Jakarta: YouTube sedang menguji mode Incognito untuk aplikasi versi Android. YouTube bukanlah layanan pertama yang sadar bahwa pengguna terkadang ingin merahasiakan jejak browsing mereka.

Beberapa layanan lain yang telah menyediakan Incognito Mode antara lain Google Chrome, ChromeCast dan SwiftKey. 

Saat ini, semua kegiatan Anda di internet dipantau. Setiap klik diperhatikan dan setiap video yang Anda tonton akan dimasukkan ke dalam daftar video yang telah Anda tonton sehingga YouTube bisa memberikan rekomendasi sesuai dengan video yang Anda sukai. 


Memang, Anda sudah bisa masuk ke menu Settings dan menonaktifkan jejak pencarian atau video yang Anda tonton.

Namun, fitur itu sulit untuk diakses, sehingga tidak semua orang bisa menggunakannya. Untungnya, Incognito Mode jauh lebih mudah untuk digunakan, seperti yang disebutkan oleh Engadget



Untuk mengakses Incognito Mode, Anda cukup mengetuk avatar Anda di bagian kanan atas pada aplikasi YouTube Anda. Anda akan melihat opsi "Turn on Incognito" di bagian bahwa opsi "Switch account" dan "Sign out".

Ketika Anda mengaktifkan mode ini, avatar Anda akan berubah menjadi ikon mata-mata Incognito. Semua kegiatan yang Anda lakukan tidak akan direkam. Selan itu, semua channel yang Anda ikuti juga akan menjadi tidak terlihat. 

Jika Anda belum bisa menggunakan Incognito Mode dalam perangkat Android sekarang, tidak usah khawatir. Tampaknya, YouTube menguji fitur Incognito Mode ke beberapa pengguna secara random sebelum mereka mengimplementasikan perubahan ini untuk semua pengguna. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.