One UI 9 memungkinkan sejumlah pengguna Galaxy menghapus SwiftKey, aplikasi bawaan yang sebelumnya tidak bisa dicopot sepenuhnya.
One UI 9 memungkinkan sejumlah pengguna Galaxy menghapus SwiftKey, aplikasi bawaan yang sebelumnya tidak bisa dicopot sepenuhnya.

One UI 9 Izinkan SwiftKey Dihapus, Tak Ada Lagi di Fold8

Lufthi Anggraeni • 18 Agustus 2026 13:12
Ringkasnya gini..
  • One UI 9 memungkinkan pengguna sejumlah Galaxy menghapus SwiftKey yang sebelumnya tidak bisa dicopot sepenuhnya.
  • Galaxy S26 Ultra dengan One UI 9 Beta 5 mendapatkan ruang sekitar 55 MB setelah SwiftKey dihapus.
  • Galaxy Z Fold 8 dan sejumlah model Galaxy terbaru disebut tidak lagi membawa SwiftKey sebagai aplikasi bawaan.
Jakarta: Samsung dilaporkan mulai memberikan lebih banyak kendali kepada pengguna Galaxy atas aplikasi bawaan perangkat. Melalui One UI 9, pengguna pada sejumlah perangkat Galaxy kini dapat menghapus Microsoft SwiftKey.
 
Sebagai informasi, Microsoft Swiftkey merupakan aplikasi keyboard pihak ketiga yang sebelumnya terpasang sebagai aplikasi sistem dan tidak dapat dicopot sepenuhnya. Informasi ini terungkap setelah SamMobile berhasil menghapus SwiftKey dari Galaxy S26 Ultra yang menjalankan One UI 9 Beta 5. 
 
Setelah dihapus, perangkat tersebut mendapatkan tambahan ruang penyimpanan sekitar 55MB. Perubahan tersebut menjadi perhatian karena SwiftKey selama ini memiliki posisi berbeda pada perangkat Galaxy. 

Pada sejumlah model, aplikasi keyboard Microsoft tersebut sudah terpasang sejak awal dan pengguna hanya dapat menonaktifkannya atau menghapus pembaruan, bukan mencopot aplikasi secara keseluruhan.

SwiftKey Kini Bisa Dihapus di One UI 9

SwiftKey merupakan aplikasi keyboard yang dikembangkan Microsoft dan tersedia untuk perangkat iOS maupun Android. Pada perangkat Galaxy tertentu, aplikasi ini sebelumnya dipasang sebagai bagian dari kesepakatan antara Samsung dan Microsoft.
 
Karena ditempatkan sebagai aplikasi sistem pada partisi penyimpanan yang bersifat read-only, SwiftKey tidak dapat dihapus secara permanen seperti aplikasi biasa. Pengguna Galaxy sebelumnya hanya memiliki pilihan untuk menonaktifkan aplikasi atau menghapus pembaruan yang telah terpasang.
 
Situasi tersebut berubah pada perangkat dengan One UI 9. Pengguna Galaxy S26 Ultra yang menjalankan One UI 9 Beta 5 dilaporkan berhasil mencopot SwiftKey sepenuhnya. Penghapusan tersebut memberikan tambahan ruang penyimpanan sekitar 55MB. 
 
Meski demikian, kapasitas tersebut relatif kecil sehingga manfaat utama perubahan ini bukan sekadar tambahan ruang penyimpanan. Kehadiran opsi uninstall memberikan pengguna lebih banyak kebebasan dalam menentukan aplikasi yang ingin dipertahankan pada perangkat.
 
Bagi pengguna yang tidak menggunakan SwiftKey dan lebih memilih keyboard lain, kemampuan menghapus aplikasi tersebut juga dapat membuat daftar aplikasi bawaan terasa lebih ringkas.
 
One UI 9 Izinkan SwiftKey Dihapus, Tak Ada Lagi di Fold8

Galaxy Fold8 Tidak Lagi Membawa SwiftKey

Menariknya, perubahan terkait SwiftKey tidak hanya terlihat dari kemampuan uninstall pada One UI 9. Aplikasi tersebut juga disebut tidak lagi dipasang secara default pada sejumlah perangkat Galaxy terbaru. SwiftKey diketahui tidak terpasang secara bawaan pada Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra. 
 
Galaxy Z Flip8 yang juga hadir dengan One UI 9 diperkirakan mengikuti pendekatan serupa. SwiftKey juga tidak lagi menjadi aplikasi bawaan pada sejumlah model Galaxy A kelas menengah, termasuk Galaxy A57.
 
Kondisi tersebut memperlihatkan adanya perubahan pendekatan Samsung terhadap aplikasi keyboard Microsoft. Pengguna perangkat Galaxy terbaru tidak lagi harus menerima SwiftKey sebagai bagian dari aplikasi bawaan pada model tertentu.
 
Bagi pengguna yang tetap ingin memakai SwiftKey, aplikasi tersebut masih dapat dipasang secara terpisah. Dengan demikian, perubahan ini lebih memberikan kebebasan memilih daripada menghilangkan akses terhadap keyboard Microsoft.

Kerja Sama Samsung dan Microsoft Diduga Berakhir

Perubahan tersebut juga memunculkan dugaan bahwa Samsung dan Microsoft mungkin telah mengakhiri atau mengubah bentuk kerja sama terkait aplikasi bawaan Galaxy. Dalam kesepakatan sebelumnya, Samsung diketahui memasang sejumlah aplikasi Microsoft pada perangkat Galaxy, termasuk Office, OneDrive, OneNote, dan SwiftKey. 
 
Integrasi OneDrive pada aplikasi Gallery dan My Files Samsung juga disebut telah berubah dalam beberapa waktu terakhir. Perubahan tersebut menjadi salah satu indikasi kemungkinan berakhirnya sebagian kerja sama lama antara kedua perusahaan. 
 
Namun, laporan tersebut tidak menyebut adanya konfirmasi resmi dari Samsung atau Microsoft bahwa penghapusan SwiftKey secara langsung disebabkan oleh berakhirnya perjanjian tersebut. Karena itu, hubungan antara perubahan One UI 9 dan status kerja sama Samsung dan Microsoft masih perlu dilihat sebagai dugaan, bukan fakta yang telah dikonfirmasi kedua perusahaan.
 
Untuk saat ini, perubahan paling jelas adalah pengguna sejumlah perangkat Galaxy dengan One UI 9 kini memiliki opsi untuk menghapus SwiftKey. Kemampuan tersebut memberikan kontrol lebih besar terhadap aplikasi bawaan, meskipun tambahan penyimpanan sekitar 55MB bukanlah perubahan besar bagi perangkat dengan kapasitas penyimpanan modern.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA