Insta360 Luna Pro hadir dengan sensor 1 inci, video vertikal 4K, AI tracking, dan head tracking untuk kebutuhan kreator konten.
Insta360 Luna Pro hadir dengan sensor 1 inci, video vertikal 4K, AI tracking, dan head tracking untuk kebutuhan kreator konten.

Insta360 Luna Pro Hadir dengan 4K Vertikal

Lufthi Anggraeni • 22 Agustus 2026 13:02
Ringkasnya gini..
  • Insta360 Luna Pro hadir dengan sensor Sony 1 inci dan kemampuan merekam video vertikal 4K.
  • Kamera membawa AI tracking, stabilisasi tiga sumbu, zoom 4x, serta aksesori head tracking opsional.
  • Luna Pro dibanderol CNY3.399 di Tiongkok, sementara harga global belum diumumkan.
Jakarta: Insta360 resmi memperkenalkan Luna Pro, kamera gimbal ringkas terbaru yang membawa kemampuan perekaman video vertikal 4K. Kamera ini menjadi model kedua dalam keluarga Luna setelah Luna Ultra dan hadir dengan pendekatan lebih sederhana melalui penggunaan satu sensor kamera.
 
Mengutip Gizmochina, Insta360 menyebut Luna Pro sebagai kamera gimbal pertama di industri yang mampu merekam video vertikal dalam resolusi 4K. Kemampuan tersebut ditujukan terutama untuk kreator konten yang membuat video dalam format 9:16 untuk platform media sosial.
 
Luna Pro menggunakan sensor Sony berukuran 1 inci yang dipadukan dengan lensa Leica Summicron dengan aperture f/1.8. Kamera juga dilengkapi sistem stabilisasi tiga sumbu serta fitur pelacakan berbasis kecerdasan buatan (AI).

Untuk pasar Tiongkok, Insta360 Luna Pro dibanderol CNY3.399 atau sekitar USD505 (Rp8,9 juta). Harga dan jadwal pemasaran global belum diumumkan Insta360.

Rekam Video Vertikal hingga 4K

Salah satu fitur utama Luna Pro adalah kemampuan merekam video vertikal 9:16 dalam resolusi 4K. Insta360 mengklaim kamera tersebut mampu mempertahankan resolusi 4K ketika digunakan untuk pengambilan gambar vertikal.
 
Kemampuan itu dimungkinkan karena Luna Pro dapat merekam video hingga resolusi 8K. Dengan resolusi sumber lebih tinggi, kamera dapat mempertahankan detail lebih banyak ketika menghasilkan rekaman vertikal 4K. 
 
Pendekatan tersebut menjadi pembeda dari sejumlah kamera gimbal saku lain yang mengalami penurunan resolusi ketika digunakan dalam format vertikal. Kebutuhan terhadap video vertikal semakin besar seiring meningkatnya konsumsi konten melalui smartphone. 
 
Format 9:16 menjadi standar untuk berbagai platform video pendek sehingga kemampuan merekam secara langsung dalam resolusi tinggi dapat membantu kreator mengurangi kebutuhan melakukan cropping atau pemrosesan tambahan.
 
Luna Pro juga menggunakan stabilisasi gimbal tiga sumbu. Sistem ini dirancang untuk menjaga rekaman tetap stabil ketika kamera digunakan sambil berjalan atau bergerak. Selain stabilisasi mekanis, kamera membawa fitur AI tracking untuk membantu menjaga subjek tetap berada dalam frame. 
 
Fitur tersebut dapat dimanfaatkan ketika pengguna bergerak selama proses perekaman tanpa harus terus-menerus mengatur posisi kamera secara manual.
 
Insta360 Luna Pro Hadir dengan 4K Vertikal

Sensor 1 Inci dan Lensa Leica

Di sektor fotografi dan videografi, Luna Pro mengandalkan sensor Sony berukuran 1 inci. Sensor tersebut dipasangkan dengan lensa Leica Summicron f/1.8, sama seperti pendekatan optik yang digunakan pada Luna Ultra.
 
Insta360 menyebut sistem kameranya memiliki dynamic range hingga 14 stop. Kamera juga mendukung zoom hingga 4x, dengan pembesaran hingga 2x diklaim dapat dilakukan tanpa kehilangan kualitas gambar secara signifikan. 
 
Untuk pembesaran di atas 2x, Luna Pro memanfaatkan pemrosesan berbasis AI untuk membantu mempertahankan kualitas gambar. Pengguna juga mendapatkan sejumlah pilihan warna dari Leica. Luna Pro menyediakan tiga preset warna, yaittu Chrome, Natural, dan Vivid, serta enam filter sinematik.
 
Menariknya, pengaturan warna tersebut dapat dibagikan melalui kode QR. Dengan mekanisme itu, pengguna dapat membagikan konfigurasi warna kepada orang lain tanpa harus mengatur parameter secara manual pada perangkat lain.
 
Luna Pro turut menyediakan fitur pemrosesan wajah secara real-time. Kamera dapat mendeteksi kontur wajah serta tekstur kulit, kemudian menerapkan efek penghalusan sambil mempertahankan detail wajah. Tingkat kecantikan, penghalusan, dan pencerahan dapat disesuaikan secara terpisah.

Ada Mode Head Tracking

Selain AI tracking standar, Insta360 Luna Pro mendukung aksesori head tracking opsional. Perangkat tambahan tersebut memungkinkan gimbal mengikuti pergerakan kepala pengguna. Fitur ini dirancang untuk menghasilkan rekaman POV tanpa perlu mengoperasikan kamera secara langsung. 
 
Ketika pengguna menggerakkan kepala, gimbal dapat menyesuaikan arah kamera sehingga perspektif rekaman mengikuti gerakan tersebut. Konsepnya serupa dengan aksesori POV Head Tracker yang tersedia untuk Luna Ultra.
 
Kemampuan tersebut dapat berguna untuk perekaman hands-free, terutama ketika kamera digunakan bersama aksesori tambahan seperti neck mount. Pengguna dapat bergerak sambil tetap mengarahkan kamera berdasarkan posisi kepala.
 
Luna Pro juga membawa layar sentuh yang dapat dilepas dan digunakan sebagai remote nirkabel. Sistem tersebut memungkinkan pengguna mengendalikan kamera dari jarak hingga 20 meter sekaligus memantau gambar yang dikirimkan kamera.
 
Remote tersebut juga memiliki mikrofon nirkabel terintegrasi sehingga dapat digunakan untuk merekam audio dari jarak tertentu. Fitur ini membuat Luna Pro tidak hanya ditujukan untuk pengambilan gambar mandiri, tetapi juga dapat digunakan dalam skenario vlogging dan produksi konten.

Baterai hingga Empat Jam

Untuk daya, Luna Pro menggunakan baterai berkapasitas 1.550 mAh. Insta360 mengklaim kamera dapat digunakan untuk merekam hingga empat jam dalam kondisi tertentu. Pengisian daya juga mendukung teknologi pengisian cepat. 
 
Baterai dapat mencapai 80% dalam waktu sekitar 23 menit. Kamera menyediakan penyimpanan internal sebesar 47GB sehingga pengguna dapat mulai merekam tanpa harus langsung memasang kartu penyimpanan eksternal.
 
Dari sisi desain produk, Luna Pro merupakan versi yang lebih sederhana dibandingkan Luna Ultra. Model ini menggunakan satu sensor kamera 1 inci, sementara Luna Ultra hadir dengan konfigurasi dua lensa.
 
Strategi tersebut membuat Luna Pro berada pada posisi berbeda dalam lini produk Luna. Dengan harga CNY3.399 (R8,9p juta) di Tiongkok, perangkat ini dipasarkan lebih murah dibandingkan dengan Luna Ultra yang menjadi model lebih tinggi dalam lini perangkat tersebut.

Harga dan Ketersediaan

Insta360 Luna Pro saat ini diperkenalkan untuk pasar Tiongkok dengan harga CNY3.399 atau sekitar USD505 (Rp8,9 juta). Perusahaan belum mengumumkan harga resmi untuk pasar internasional maupun tanggal peluncuran global.
 
Kehadiran Luna Pro memperlihatkan upaya Insta360 memperluas lini kamera gimbal portabel karyanya dengan menonjolkan kebutuhan kreator konten vertikal. Kemampuan 4K dalam format 9:16, sensor 1 inci, lensa Leica, stabilisasi tiga sumbu, serta fitur pelacakan AI menjadi kombinasi utama perangkat tersebut.
 
Dengan tambahan aksesori head tracking, Luna Pro juga menawarkan opsi perekaman hands-free. Sementara itu, layar sentuh yang dapat dilepas memberikan fleksibilitas ketika kamera digunakan dari jarak tertentu.
 
Meski demikian, kemampuan 4K vertikal dan fitur lainnya masih perlu diuji secara langsung untuk mengetahui kualitas hasil rekaman dalam penggunaan sehari-hari. Untuk saat ini, informasi resmi mengenai harga global dan ketersediaan di luar Tiongkok juga masih menunggu pengumuman Insta360.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA