Kehadiran produk tersebut membawa teknologi WindFree yang menjadi salah satu fitur utama jajaran pendingin ruangan Samsung. Teknologi tersebut dirancang untuk memberikan kesejukan tanpa menghasilkan hembusan udara dingin secara langsung ke tubuh pengguna.
Samsung juga membekali AC ini dengan sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan serta integrasi dengan ekosistem SmartThings. Selain menawarkan kenyamanan, perusahaan mengklaim kombinasi teknologi AI Inverter dan AI Energy Mode dapat mengoptimalkan konsumsi listrik hingga 52% dibandingkan dengan AC konvensional berdasarkan pengujian internal.
Samsung Neo WindFree Lite Hadir dengan Teknologi 23.000 Lubang Mikro
Teknologi WindFree menjadi fitur utama yang ditawarkan Samsung Neo WindFree Lite. Sistem ini menggunakan panel dengan 23.000 lubang mikro untuk menyalurkan udara sejuk secara lebih lembut dan merata ke seluruh ruangan.Dengan mekanisme tersebut, pengguna dapat memperoleh udara sejuk tanpa terpaan angin dingin secara langsung. Fitur tersebut dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna yang tidak terbiasa dengan hembusan AC secara langsung.
Samsung menilai kondisi ini relevan ketika AC digunakan dalam berbagai aktivitas, termasuk bekerja, menemani anak belajar, maupun beristirahat pada malam hari. Selain sistem pendinginan tanpa hembusan langsung, Samsung Neo WindFree Lite juga menawarkan WindFree Low Noise.
Tingkat kebisingannya disebut mencapai 23 dBA. Samsung menyebut angka tersebut berada dalam kisaran suara napas orang yang sedang tidur tanpa mendengkur, yakni sekitar 10–30 dBA. Meski demikian, tingkat kebisingan dapat berbeda bergantung pada kapasitas AC, mode operasi, jarak pengukuran, serta kondisi akustik ruangan.
Ketersediaan kapasitas mulai dari 0,5 PK hingga 2 PK juga menjadi bagian dari strategi Samsung untuk memperluas penggunaan teknologi WindFree. Konsumen dapat memilih kapasitas sesuai kebutuhan ruangan tempat AC akan dipasang.
Dilengkapi AI dan Terintegrasi SmartThings
Samsung Neo WindFree Lite tidak hanya mengandalkan sistem pendinginan konvensional. Perangkat ini dilengkapi AI Fast & Comfort Cooling, dirancang untuk membaca kondisi dan ukuran ruangan serta kebiasaan penggunaan penghuni.AC ini disebut Samsung dapat mendinginkan ruangan dengan cepat menggunakan mode Fast Cooling hingga mencapai suhu yang diinginkan. Setelah suhu tercapai, sistem kemudian secara otomatis beralih ke WindFree Cooling tanpa pengguna perlu melakukan pengaturan ulang.
Fitur tersebut ditujukan untuk mengurangi kebutuhan pengguna dalam mengatur mode AC secara berulang. Dengan perpindahan otomatis dari Fast Cooling ke WindFree Cooling, kesejukan ruangan dapat tetap dipertahankan tanpa hembusan udara dingin secara langsung.
Samsung juga mengintegrasikan Neo WindFree Lite dengan SmartThings. Melalui platform tersebut, pengguna dapat mengendalikan dan memantau AC menggunakan smartphone. Pengoperasian juga dapat dilakukan melalui perintah suara.
SmartThings memungkinkan pengguna melakukan sejumlah pengaturan dari jarak jauh. Fitur yang tersedia mencakup pengaturan jadwal operasional, perubahan suhu, serta pemantauan konsumsi energi secara real-time. Pengguna juga dapat menerima notifikasi untuk menyalakan AC sebelum tiba di rumah.
Klaim Hemat Energi hingga 52%
Di tengah kebutuhan penggunaan AC yang berpotensi meningkat ketika suhu udara lebih tinggi, efisiensi energi menjadi salah satu aspek yang ditawarkan Samsung melalui Neo WindFree Lite. Perangkat ini menggunakan kombinasi AI Inverter dan AI Energy Mode.Kedua teknologi tersebut bekerja untuk menjaga performa pendinginan sekaligus menyesuaikan penggunaan daya berdasarkan kondisi ruangan. Samsung menyatakan kombinasi tersebut dapat menghemat energi hingga 52% dibandingkan dengan AC konvensional.
Angka penghematan tersebut berasal dari pengujian internal Samsung dan hasilnya dapat bervariasi tergantung penggunaan serta kebiasaan sehari-hari. Karena itu, klaim tersebut tidak serta-merta menunjukkan besaran penghematan yang akan diperoleh setiap pengguna.
Peluncuran Neo WindFree Lite juga dikaitkan Samsung dengan kondisi cuaca di Indonesia. Samsung mengutip data BMKG yang mencatat 73,8% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau panjang di tengah fenomena El Nino.
Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan suhu udara dan kebutuhan terhadap pendingin ruangan di rumah.
Harga Samsung Neo WindFree Lite di Indonesia
Samsung Neo WindFree Lite tersedia di Indonesia dengan harga mulai Rp6,1 juta. Konsumen dapat membelinya melalui Samsung.com/id, Samsung Experience Store, serta mitra penjualan resmi Samsung di berbagai wilayah Indonesia.Produk tersebut juga tersedia melalui official store Samsung di sejumlah platform ecommerce, termasuk Tokopedia, Shopee, Blibli, Lazada, dan TikTok Shop. Samsung turut menyebut konsumen dapat mengikuti sesi livestream melalui kanal resmi Samsung maupun toko online mitra untuk memperoleh demonstrasi fitur dan informasi pembelian terbaru.
Dengan kombinasi teknologi WindFree, fitur berbasis AI, integrasi SmartThings, serta pilihan kapasitas 0,5 PK hingga 2 PK, Samsung Neo WindFree Lite diposisikan sebagai pendingin ruangan yang mengutamakan kesejukan tanpa hembusan langsung sekaligus menawarkan pengelolaan penggunaan energi yang lebih efisien.