Telkomsel menggandeng China Telecom Global untuk mengembangkan solusi enterprise berbasis 5G, AI, IoT, dan ICT bagi transformasi industri Indonesia.
Telkomsel menggandeng China Telecom Global untuk mengembangkan solusi enterprise berbasis 5G, AI, IoT, dan ICT bagi transformasi industri Indonesia.

Telkomsel Gandeng China Telecom Kembangkan Solusi 5G, AI, dan IoT untuk Industri Indonesia

Cahyandaru Kuncorojati • 29 Juli 2026 10:05
Ringkasnya gini..
  • Telkomsel dan China Telecom Global menjajaki pengembangan solusi enterprise berbasis 5G, AI, IoT, dan ICT di Indonesia.
  • Kolaborasi memanfaatkan kapabilitas kedua perusahaan untuk mendukung digitalisasi sektor pertambangan, manufaktur, hingga pelabuhan.
  • Telkomsel memperluas implementasi 5G di berbagai industri guna meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keselamatan operasional.
Jakarta: Telkomsel memperluas langkah transformasi digital di segmen enterprise dengan menggandeng China Telecom Global Limited (CTG). 
 
Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), kedua perusahaan akan menjajaki pengembangan solusi digital terintegrasi berbasis jaringan 5G, Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan layanan Information and Communication Technology (ICT) untuk mendukung berbagai sektor industri di Indonesia.
 
Kolaborasi yang diumumkan dalam ajang Mobile World Congress (MWC) Shanghai tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan digitalisasi industri. 

Pemanfaatan AI, IoT, dan konektivitas berkecepatan tinggi dinilai semakin penting untuk meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, hingga keselamatan kerja di berbagai sektor.
 

Telkomsel dan China Telecom Jajaki Solusi AI, IoT, serta 5G untuk Industri

Telkomsel Gandeng China Telecom Kembangkan Solusi 5G, AI, dan IoT untuk Industri Indonesia
 
Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia memiliki tantangan konektivitas yang berbeda di setiap wilayah. Kawasan industri, pelabuhan, area pertambangan, hingga lokasi terpencil membutuhkan jaringan yang tidak hanya luas, tetapi juga memiliki latensi rendah dan mampu mendukung pemrosesan data secara real-time.
 
Melalui kerja sama ini, China Telecom Global akan membawa pengalaman dan kapabilitas teknologinya di bidang AI, IoT, serta layanan ICT. Sementara itu, Telkomsel berperan menyediakan infrastruktur jaringan, kanal distribusi, serta pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan enterprise di Indonesia. 
 
Kedua perusahaan juga akan mengeksplorasi solusi berbasis kartu SIM untuk perangkat AI dan IoT, termasuk pemanfaatan konektivitas 5G dan LTE di berbagai sektor industri.
 
Vice President Enterprise Product Management and Development Telkomsel, Kwok Wai Kiat, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan teknologi yang mampu memberikan dampak nyata bagi dunia usaha.
 
“Bagi Telkomsel, transformasi digital adalah tentang menghadirkan teknologi dan menciptakan dampak yang bermakna bagi dunia usaha dan berbagai sektor industri di Indonesia,” ujarnya.
 
“MoU dengan CTG ini menjadi langkah penting bagi Telkomsel dalam mendorong pengembangan solusi berbasis 5G, AI, IoT, dan ICT yang disesuaikan dengan kebutuhan berbagai sektor industri di Indonesia, sekaligus menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata yang membuka peluang pertumbuhan baru, serta membantu membentuk fase berikutnya dari transformasi digital dan industri Indonesia,” tutur Kwok Wai Kiat.
 
Ia menambahkan, Telkomsel akan terus memperkuat perannya sebagai mitra transformasi digital dengan membantu pelanggan enterprise mengadopsi teknologi yang mampu menjawab kebutuhan strategis maupun operasional.
 

Telkomsel Perluas Implementasi 5G untuk Pertambangan hingga Manufaktur

Kerja sama dengan China Telecom Global dibangun di atas pengalaman Telkomsel dalam menghadirkan berbagai implementasi solusi digital berbasis 5G di Indonesia. 
 
Salah satu implementasinya adalah 5G underground smart mining bersama Freeport Indonesia yang memungkinkan pemantauan dan operasional tambang dari jarak jauh guna meningkatkan produktivitas, efisiensi energi, sekaligus keselamatan pekerja.
 
Selain sektor pertambangan, Telkomsel juga telah mengembangkan private 5G untuk kawasan industri di Halmahera, mendukung smart manufacturing bersama Toyota Indonesia dan Pegaunihan Technology Indonesia, hingga menghadirkan solusi smart warehousing dan smart port. Berbagai implementasi tersebut dirancang untuk membantu perusahaan memantau aset secara real-time, meningkatkan akurasi operasional, mempercepat proses bisnis, serta memperkuat keamanan di lapangan.
 
Vice President Carrier Business China Telecom Global, Lu Faming, menilai kolaborasi ini akan menggabungkan kekuatan kedua perusahaan untuk menghadirkan solusi yang lebih relevan bagi kebutuhan industri Indonesia.
 
“Dengan menggabungkan kapabilitas teknologi CTG di bidang AI, IoT, dan layanan ICT dengan pemahaman Telkomsel terhadap kebutuhan pasar, infrastruktur, dan pelanggan di Indonesia, kami berharap eksplorasi bersama ini dapat membuka ruang bagi solusi yang lebih relevan, aman, dan berdampak bagi transformasi digital di Indonesia, khususnya dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keselamatan operasional,” jelas Lu Faming.
 
Kolaborasi ini menunjukkan semakin besarnya fokus industri telekomunikasi terhadap kebutuhan digitalisasi sektor enterprise. 
 
Dengan memadukan konektivitas 5G, AI, IoT, dan layanan ICT, Telkomsel bersama China Telecom Global berharap dapat menghadirkan solusi yang tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga mendorong lahirnya model bisnis baru yang mendukung daya saing industri Indonesia di era ekonomi digital.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA