Vampire: The Masquerade-Bloodlines 2.
Vampire: The Masquerade-Bloodlines 2.

NVIDIA Gandeng Vampire: The Masquerade-Bloodlines 2 untuk Ray Tracing

Teknologi games nvidia hardware
Cahyandaru Kuncorojati • 25 Maret 2019 16:40
Jakarta: Masih dalam kampanye memperkenalkan teknologi Ray Tracing dan DLSS, NVIDIA menambah satu game terbaru yang akan mendukung kedua fitur tersebut. Hal ini diumumkan oleh NVIDIA dalam rangkaian acara Game Developer Conference (GDC) 2019 yang berlangsung kemarin.
 
Mereka mengumumkan menggandeng game Vampire: The Masquerade-Bloodlines 2. Sebelumnya ada Battlefield V Metro: Exodus yang tampilan grafisnya diakui sangat memukau. Game tersebut juga baru diumumkan pada GDC 2019, tapi akan dirilis di tahun 2020.
 
Seperti yang sudah Medcom.id laporkan, teknologi Ray Tracing hadir di keluarga kartu grafis terbaru NVIDIA GeForce RTX. Teknologi tersebut menghasilkan refleksi cahaya dan bayangan seakurat mungkin. Hasilnya grafis di dalam game terlihat nyata.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara teknologi DLSS akronim dari Deep Learning Super Sampling, teknologi peningkatan kualitas grafis berbasis AI atau kecerdasan buatan. Teknologi ini membuat bentuk elemen grafis di dalam game lebih halus sekaligus detil.
 
Vampire: The Masquerade-Bloodlines 2 sendiri adalah seri terbaru dari game pertama yang dirilis pada 2004 oleh Activision dan digarap Troika Games. Game ini mengisahkan petualangan protagonis sebagai vampir penghisap dareah yang sebelumnya adalah manusia.
 
Game yang mengusung konsep RPG ini menyajikan pengalaman bagi gamer merasakan kemampuan sebagai seorang vampir. Pemain akan menelusuri beberapa organisasi atau faksi vampire di kota Seattle, Amerika Serikat.
 
Dikutip dari Gamespot, Vampire: The Masquerade-Bloodlines 2 sempat menyediakan demo di acara GDC 2019. Dikisahkan bahwa pemain sebagai vampire akan menjalani kehidupan seperti manusia sekaligus mengungkap organisasi vampire yang ada.
 
Pemain masih akan menghadapi musuh tidak hanya dari vampire tapi juga manusia. Setiap aksi akan memiliki konsekuensi. Apabila pemain memamerkan kekuatan yang dimiliki di depan manusia maka mereka akan diburu oleh manusia sekaligus vampir lain.
 
Dalam setiap aksi juga tersedia opsi dialog yang akan menentukan solusi yang dipilih, dengan cara kekerasan atau tidak. Saat pemain memihak dengan salah satu faksi vampire maka faksi lain juga akan menjadi musuh.
 
Game Vampire: The Masquerade-Bloodlines 2 akan rilis di 2020. Rencananya game ini akan tersedia untuk PlayStation 4, Xbox One, dan PC.
 

 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif