?Huawei mendaftarkan dokumen paten di Eropa dengan nama Ark OS, Huawei Ark OS, Ark, dan Huawei Ark.
?Huawei mendaftarkan dokumen paten di Eropa dengan nama Ark OS, Huawei Ark OS, Ark, dan Huawei Ark.

Kabar Terbaru Soal Ark OS, Pengganti Android dari Huawei

Teknologi huawei
Lufthi Anggraeni • 07 Juni 2019 14:48
Jakarta: Huawei tengah mempersiapkan sistem operasi karyanya untuk menggantikan Android, karena pemutusan kerja sama dengan Google sebagai sebagai akibat penempatan perusahaan asal Tiongkok ini pada daftar U.S. Commerce Department Entity List untuk alasan keamanan.
 
Huawei mendaftarkan dokumen paten di Eropa dengan nama Ark OS, Huawei Ark OS, Ark, dan Huawei Ark. WinFuture melaporkan bahwa Huawei telah mendaftarkan paten ini pada bulan Maret lalu kepada German Patent and Trademark Office (DPMA) untuk antarmuka smartphone.
 
Dokumen paten ini didukung oleh rangkaian screenshot, mengungkapkannya bukan sebagai antarmuka Android yang saat ini digunakan oleh Huawei. Screenshot ini juga menampilkan aplikasi Android dan masih belum diketahui pasti gambar tersebut merupakan OS baru Huawei dengan dukungan Android atau UI berbasis Android yang tengah dikembangkannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ponsel pengguna Ark OS diperkirakan akan mendukung sejumlah aplikasi Android, meski tidak didukung oleh Google Play Store atau aplikasi Android karya Google, jika Huawei tidak memiliki lisensi layanan Google Play.
 
Salah satu screenshot yang ditampilkan pada dokumen ini juga menyebutkan Android Green Alliance, grup yang dibuat Huawei dan perusahaan asal Tiongkok lain seperti Tencent dan Alibaba. Grup ini diciptakan untuk mengembangkan standar untuk kualitas dan desain aplikasi yang dibuat untuk Android.
 
Didaftarkan dua bulan sebelum pelarangan Amerika Serikat terhadap perusahaannya diberlakukan, Huawei dinilai telah dapat memprediksikan hal ini sehingga mempersiapkan sejumlah komponen dan suku cadang untuk chip mobile karyanya dengan nilai setara satu tahun.
 
Selain itu, eksekutif Huawei Richard Yu menyebut pada bulan Maret lalu, perusahaannya telah mempersiapkan sistem operasi alternatif Android.
 
Pernyataan ini disampaikan Yu dua bulan sebelum Huawei masuk ke daftar U.S. Commerce Department Entity List. Huawei dilaporkan mulai mengembangkan alternatif untuk Android sejak tahun 2012.
 
Sebelumnya, sebagai dampak dari perang dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat, Huawei dilaporkan menurunkan jumlah produksi ponsel baru mereka. Sebab, Foxconn dilaporkan telah menangguhkan lini produksi untuk beberapa ponsel setelah perusahaan asal Shenzhen itu menurunkan jumlah pesanan.
 
Sementara itu, analis TF International Securities, Ming-Chi Kuo menyebut bahwa Samsung dan Apple diuntungkan oleh keputusan Amerika Serikat untuk memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam, membuat perusahaan Tiongkok itu tidak bisa bekerja sama dengan perusahaan AS.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif