Kehadiran Meta Business Agent ditujukan untuk bisnis dari berbagai skala, dari usaha kecil hingga perusahaan besar. WhatsApp mencatat, 71% masyarakat Indonesia kini mengirim pesan kepada bisnis setiap hari.
Selain itu, 83% masyarakat Indonesia menilai agen AI membantu mereka mendapatkan informasi secara lebih cepat dan efisien. Data tersebut menunjukkan tingginya penggunaan perpesanan untuk komunikasi bisnis sekaligus kesiapan masyarakat Indonesia mengadopsi teknologi AI.
Meta Business Agent untuk Bisnis Kecil
Bagi usaha kecil dan menengah (UKM), Meta Business Agent terintegrasi langsung dengan aplikasi WhatsApp Business. Pelaku usaha dapat melatih agen AI agar mampu menjawab pertanyaan spesifik mengenai bisnis, memberikan rekomendasi produk dari katalog, menjadwalkan janji temu, mengidentifikasi calon pelanggan, hingga membantu proses penjualan.Jika pelanggan membutuhkan bantuan lebih lanjut, percakapan juga dapat dialihkan kepada anggota tim bisnis. Agen AI dapat merespons pelanggan secara real-time dengan gaya komunikasi dan bahasa yang disesuaikan dengan karakter masing-masing bisnis.
Sejumlah bisnis di Indonesia mulai merasakan dampak penggunaan Meta Business Agent. Mastung, agensi kreatif digital yang beroperasi secara nasional, mencatat peningkatan penjualan sebesar 65,4% setelah menggunakan agen AI untuk melayani pelanggan di luar jam operasional.
Sementara itu, Queensi, brand kecantikan dan kesehatan di bawah Sastro Group, mampu menangani percakapan pelanggan hingga 250% lebih banyak tanpa menambah jumlah staf. Bisnis tersebut juga mempertahankan tingkat konversi penjualan melalui Business Agent yang dikustomisasi sesuai kebutuhannya.
Platform AI untuk Perusahaan Skala Besar
Untuk perusahaan dengan kebutuhan operasional lebih kompleks, WhatsApp menyediakan Meta Business Agent Platform. Platform ini memungkinkan perusahaan membangun, menyesuaikan, dan menerapkan agen AI dalam skala besar.Meta Business Agent Platform juga dapat diintegrasikan dengan sistem bisnis yang sudah digunakan perusahaan, termasuk Shopify, Zendesk, dan Shopee. Bekerja bersama WhatsApp Business Platform, solusi tersebut dirancang untuk memberikan skalabilitas, kontrol, serta kemampuan pengukuran bagi kebutuhan perusahaan.
Salah satu perusahaan yang telah mengadopsinya adalah Paragon melalui DermaScalp Expert (DSE), brand perawatan rambut dan kulit kepala di bawah naungannya. Melalui Meta Business Agent Platform, DSE menghadirkan konsultasi yang lebih personal, rekomendasi produk relevan, serta pendampingan pelanggan sepanjang proses pembelian dalam satu pengalaman yang terhubung.
Pelanggan Bisa Menemukan Bisnis Lebih Mudah
WhatsApp juga menyiapkan cara baru bagi pengguna untuk menemukan bisnis yang didukung Meta Business Agent. Dalam waktu dekat, pengguna dapat mencari nama bisnis melalui kolom Search di WhatsApp atau membagikan kontak bisnis kepada teman dan keluarga.Vice President of India & Southeast Asia at Meta Sandhya Devanathan mengatakan lebih dari 1 juta bisnis secara global telah menggunakan Meta Business Agent di WhatsApp dan Messenger pada setiap minggunya.
“Meta Business Agent membantu bisnis di Indonesia hadir dalam setiap momen tersebut melalui percakapan berbasis AI yang cepat, personal, dan tersedia 24 jam sehari,” ujar Sandhya.
Dengan Meta Business Agent, WhatsApp memperluas pemanfaatan AI dalam komunikasi antara bisnis dan pelanggan. Solusi ini dirancang untuk membantu bisnis mempertahankan layanan pelanggan di luar jam operasional, sekaligus memberikan pengalaman interaksi lebih cepat dan personal.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda