Jakarta: Kerja sama strategis antara Lenovo dan Ducati Corse yang telah terjalin sejak tahun 2018 terus berkembang untuk menjawab tantangan rekayasa teknologi yang semakin kompleks di dunia balap motor internasional.
Dalam menghadapi evolusi regulasi teknis dan persiapan pengembangan motor Ducati Desmosedici GP untuk musim balap 2027, Lenovo memperkuat infrastruktur High Performance Computing (HPC) serta solusi kolaborasi berbasis data guna mendukung performa tim balap asal Italia tersebut.
Peningkatan infrastruktur HPC menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung proses simulasi dan analisis teknis Ducati Corse. Infrastruktur terbaru ini menghadirkan kemampuan komputasi teoretis double-precision gabungan hingga lebih dari 108 TFLOPS. Dibandingkan dengan sistem sebelumnya, pembaruan ini menambah daya pemrosesan sekitar 48% dan hampir melipatgandakan kapasitas memori yang tersedia.
Peningkatan kapasitas ini memungkinkan para insinyur Ducati Corse menjalankan simulasi mesin serta aerodinamika yang lebih rumit secara bersamaan, sekaligus mengevaluasi lebih banyak konfigurasi desain secara virtual. Hasilnya, waktu yang dibutuhkan untuk menjalankan simulasi 3D Computational Fluid Dynamics (CFD) pada mesin berkurang hingga 50%, sementara proses analisis struktural (structural analysis) dapat diselesaikan 30% lebih cepat.
"Kolaborasi jangka panjang kami dengan Ducati Corse menunjukkan bagaimana teknologi canggih dapat membantu menjawab tantangan engineering yang kompleks dalam salah satu lingkungan balap paling menantang di dunia," ujar Varinderjit Singh, President Director Lenovo Indonesia.
Ia menambahkan bahwa seiring Ducati mempersiapkan diri menghadapi era baru MotoGP, Lenovo bangga dapat terus mendukung perjalanan inovasi tersebut melalui teknologi yang memungkinkan proses kerja lebih efisien, presisi, dan kolaboratif.
Selain penguatan komputasi performa tinggi, teknologi kolaborasi jarak jauh melalui Ducati Lenovo Remote Garage juga memainkan peran vital. Dikembangkan sejak 2020, platform ini menghubungkan secara langsung tim teknis di sirkuit dengan fasilitas utama Ducati di Borgo Panigale, Italia.
Melalui konektivitas real-time, para insinyur di markas besar dapat mengolah data lintasan, menjalankan analisis mendalam, serta berkolaborasi dengan tim di sirkuit tanpa hambatan jeda waktu. Selain mendukung efisiensi operasional balapan, platform ini juga dimanfaatkan untuk melatih insinyur muda Ducati dalam memahami alur kerja dan proses pengambilan keputusan cepat di akhir pekan kompetisi.
Dukungan teknologi Lenovo juga terbukti di ajang World Superbike (WorldSBK) bersama tim Aruba.it Racing Ducati. Pada musim 2026, tim memanfaatkan edge server Lenovo ThinkSystem SE350 dan mobile workstation Lenovo ThinkPad P1 untuk mengolah hingga 40 GB data dalam satu akhir pekan balapan.
Pemrosesan data yang cepat memungkinkan penyesuaian konfigurasi motor secara akurat di antara sesi. Hasilnya, tim berhasil mengamankan gelar Triple Crown WorldSBK 2026 melalui Juara Dunia Pembalap Nicolò Bulega, serta Juara Tim dan Juara Konstruktor.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan