Insta360 resmi mengumumkan kamera gimbal portabel Luna yang akan bersaing dengan DJI Osmo Pocket, hadir dengan sistem dual camera dan direncanakan rilis paruh pertama 2026.
Insta360 resmi mengumumkan kamera gimbal portabel Luna yang akan bersaing dengan DJI Osmo Pocket, hadir dengan sistem dual camera dan direncanakan rilis paruh pertama 2026.

Insta360 Siapkan Pesaing Kamera Gimbal Pocket untuk Tantang DJI Osmo Pocket

Lufthi Anggraeni • 13 Februari 2026 09:10
Ringkasnya gini..
  • Insta360 mengumumkan Luna, kamera gimbal portabel dengan dual camera yang akan menantang dominasi DJI Osmo Pocket.
  • Perangkat ini dikembangkan dengan teknologi internal sendiri dan dijadwalkan hadir paruh pertama 2026.
  • Luna menandai ekspansi Insta360 ke segmen video genggam sekaligus memperkuat persaingan di pasar kreator konten.
Jakarta: Insta360 dikabarkan tengah mengembangkan kamera gimbal portabel baru, dirancang untuk menantang dominasi lini DJI Osmo Pocket di pasar perangkat vlogging dan perekaman video praktis.
 
Mengutip GSM Arena, produk ini diprediksi akan menjadi alternatif serius bagi pengguna kreator konten yang mencari solusi perekaman stabil dan berkualitas tinggi. CEO Insta360 Liu Jingkang telah mengumumkan secara resmi perangkat terbaru bertajuk Insta360 Luna.
 
Kamera ini digadang-gadangkan hadir lebih awal dari seri DJI Osmo Pocket 4 dan membawa konsep dual camera berbeda dari produk pesaingnya. Kendati spesifikasi teknis perangkat ini belum disebutkan secara lengkap, Insta360 menegaskan bahwa Luna bukan sekadar tiruan dari Osmo Pocket.

Insta360 menegaskan bahwa Luna merupakan solusi kamera gimbal kecil dengan fitur dan pendekatan unik dari Insta360. Menurut informasi yang dirilis, Luna akan menggabungkan dua kamera dalam satu unit kecil, sehingga memberi fleksibilitas lebih tinggi kepada pengguna untuk mengambil video dengan berbagai sudut dan gaya perekaman.
 
Pendekatan dual camera ini dinilai sejumlah pihak sebagai diferensiasi utama dari banyak kamera gimbal pocket lain yang umumnya hanya mengandalkan satu sensor utama. Langkah ini menunjukkan bahwa Insta360 ingin menghadirkan inovasi lebih kuat dalam segmen pasar yang selama ini didominasi oleh DJI.
 
Selain itu, Liu Jingkang juga menegaskan bahwa kamera ini tidak dibangun di atas teknologi DJI, menandakan komitmen Insta360 dalam menciptakan perangkatnya sendiri dengan desain dan sistem operasi independen.
 
Insta360 belum mengungkapkan rincian seperti ukuran sensor, kemampuan perekaman video, atau kapasitas baterai yang akan digunakan, tetapi gambar awal perangkat telah memperlihatkan bentuk ringkas dan ramah pengguna.
 
Sebagai pengingat, DJI telah lama memimpin di segmen kamera gimbal portabel dengan seri Osmo Pocket. Hingga saat ini DJI Osmo Pocket 3 menjadi salah satu kamera genggam pocket populer berkat kemampuan stabilisasi tiga sumbu, sensor besar, serta antarmuka intuitif.
 
Rumor mengenai Osmo Pocket 4 juga menyebar luas di komunitas teknologi, namun DJI belum mengonfirmasi peluncuran perangkat ini. Dengan Luna dijadwalkan masuk pasar sebelum perilisan Osmo Pocket 4, Insta360 berharap dapat merebut perhatian pengguna awal dan kreator yang menginginkan perangkat perekaman canggih namun portabel dan tertarik pada inovasi konsep dual camera. 
 
Kendati detail harga dan ketersediaan secara global belum diumumkan, perusahaan menyatakan bahwa peluncuran akan berlangsung pada paruh pertama tahun 2026. Pengembangan kamera gimbal portabel oleh Insta360 mencerminkan tren lebih luas di industri perangkat video konsumen, dengan kebutuhan akan solusi pencitraan berkualitas tinggi semakin meningkat.
 
Kreator konten kini mencari perangkat yang tidak hanya stabil dan kecil, tetapi juga memiliki fleksibilitas dalam pengambilan gambar untuk berbagai kebutuhan, dari vlogging, dokumentasi perjalanan, hingga produksi profesional ringan.
 
Insta360 sebelumnya telah memperluas portofolio produk dengan kamera 360 derajat serta kamera aksi kecil seperti seri GO, dan kini memasuki ruang yang secara estetika dan fungsional lebih tradisional dengan Luna.
 
Persaingan langsung dengan DJI di segmen ini menunjukkan bahwa pasar gimbal pocket masih cukup menjanjikan, dengan ruang inovasi yang terus berkembang, terutama jika produsen mampu menggabungkan stabilisasi mekanis, kualitas gambar tinggi, dan fitur pintar dalam satu perangkat ringkas.
 
Seiring perangkat ini semakin dekat ke peluncuran resmi, informasi lebih rinci mengenai spesifikasi lengkap, harga, serta strategi distribusi di berbagai wilayah akan menjadi sorotan bagi penggemar teknologi video dan profesional industri kreatif.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA