Vivo mengonfirmasi kehadiran Origin OS sebagai pengganti Funtouch OS.
Vivo mengonfirmasi kehadiran Origin OS sebagai pengganti Funtouch OS.

Vivo Resmi Konfirmasi Origin OS

Teknologi teknologi vivo
Lufthi Anggraeni • 31 Oktober 2020 09:29
Jakarta: Awal pekan ini, beredar informasi bahwa Vivo bersiap untuk mengganti Funtouch OS karyanya dengan antarmuka pengguna baru bernama Origin OS, berbasis Android. Proyek ini disebut-sebut sebagai perubahan menyeluruh dari Funtouch OS.
 
Mengutip GSM Arena, Vivo secara resmi telah mengonfirmasi informasi menyoal Origin OS. Pernyataan ini disampaikan melalui sejumlah unggahan di akun resmi WeChat Vivo. Sistem operasi baru ini diperkirakan akan diluncurkan pada tanggal 19 November mendatang.
 
Sistem operasi ini akan diumumkan bersamaan dengan gelaran konferensi pengembang yang akan dihelat Vivo. Selain Origin OS, Vivo juga dikabarkan akan merilis Vivo X60, diperkirakan pada bulan November atau Desember mendatang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya pada akhir bulan September lalu, Vivo Indonesia resmi meluncurkan anggota terbaru V-series, terdiri Vivo V20 an V20 SE, di Tanah Air. Keduanya disebut Vivo sebagai bentuk komitmen Vivo untuk terus menghadirkan teknologi dan inovasi smartphone sesuai kebutuhan bagi konsumen di Indonesia.
 
Vivo V20 mengunggulkan kamera depan beresolusi 44MP dengan dukungan fitur Eye Autofocus. Fitur ini didukung oleh dua teknologi yaitu 44MP Eye Tracking, berkemampuan mengenali mata dan wajah meski obyek dalam kondisi bergerak, dan 44MP Autofocus berkemampuan menghasilkan foto atau video lebih jelas dan tajam baik dari jarak dekat maupun jarak jauh.
 
Sementara itu, Vivo sempat tersandung masalah terkait dengan iklan yang disiarkannya untuk mempromosikan Vivo V20 series di Indonesia. Vivo merilis pernyataan resmi soal penggunaan musik latar dari musisi Anna of the North berjudul Dream Girl tanpa izin di iklan Vivo V20.
 
Kasus ini pertama kali mengemuka setelah sang musisi lewat akun Instagram @annaofthenorth mengunggah kekecewaan disertai potongan iklan Vivo V20 di Indonesia yang menggunakan nada lagunya tanpa diubah sama sekali.
 
Berdasarkan penelusuran, versi iklan Vivo V20 hanya menggantik lirik lagunya. Meskipun begitu tetap saja hal ini dianggap melanggar hak cipta atau pencurian hak cipta.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif