Google Ungkap Pembaruan Utama Wear OS H
Google merilis update utama untuk Wear OS dan akan muncul sebagai “System Version: H”.
Jakarta: Google mengumumkan update utama untuk Wear OS, sistem operasi karyanya untuk perangkat wearable. Update ini akan bergulir ke seluruh perangkat kompatibel dalam beberapa bulan mendatang, dan akan muncul sebagai “System Version: H”.

Update ini menghadirkan sejumlah peningkatan ke Battery Saver Mode, berubah menjadi Power Off dan kemampuan melanjutkan aplikasi cerdas. Battery Saver Mode mampu lebih memperpanjang usia baterai saat kapasitas baterai di bawah 10 persen.

Sementara itu, peningkatan juga tampil pada efisiensi bodi, setelah 30 tidak aktif, jam tangan akan masuk ke mode tidur mendalam untuk menghemat daya baterai.


Sementara itu, fitur melanjutkan aplikasi cerdas memungkinkan pengguna untuk melanjutkan aktivitas yang dilakukan pengguna di seluruh aplikasi di jam tangan.

Peningkatan lain pada fitur lain yaitu proses penonaktifan dua langkah. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menonaktifkan dengan dua langkah mudah. Untuk menonaktifkan jam tangan, pengguna perlu menekan tombol daya hingga layar Power Off dan kemudian pilih ‘Power Off’ atau ‘Restart’.

Menurut Google, update ini akan tersedia secara bertahap, sehingga seluruh perangkat wearable di dunia tidak akan menerima update Wear OS H secara bersamaan. Selain itu, ketersediaan update akan ditentukan oleh produsen smartwatch.

Sebelumnya, Google dikabarkan tengah mengembangkan Google Glass generasi kedua atau model perangkat wearable karya Google ini yang ketiga. Perangkat tersebut diperkirakan akan diluncurkan di pasar pada tahun 2019 mendatang.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.