Masalah terbaru pada Instagram pengaruhi ribuan orang. (Photo by LOIC VENANCE / AFP)
Masalah terbaru pada Instagram pengaruhi ribuan orang. (Photo by LOIC VENANCE / AFP)

Instagram Bocorkan Kontak Pengguna di Source Code

Teknologi media sosial instagram
Ellavie Ichlasa Amalia • 23 Mei 2019 16:05
Jakarta:Situs Instagram membocorkan informasi kontak pengguna, termasuk nomor ponsel dan alamat email. Kejadian ini berlangsung selama empat bulat, ungkap seorang peneliti keamanan.
 
Source code untuk sebagian profil pengguna Instagram menyertakan informasi kontak sang pengguna ketika halaman ini dibuka via peramban, kata David Stier, ahli data dan konsultan bisnis, yang segera mengabari Instagram setelah dia menemukan masalah ini, lapor CNET.
 
Dalam versi desktop dari Instagram, informasi kontak pengguna tidak ditampilkan, walau informasi itu muncul di aplikasi. Sayangnya, masih tidak diketahui mengapa informasi tersebut muncul di source code situs Instagram.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tampaknya, masalah ini memengaruhi ribuan akun. Sebagian akun itu milik pribadi, sebgian yang lain dibawahi perusahaan dan merek, ungkap Stier.
 
Memasukkan informasi pada source codememungkinkan hacker mengambil data itu dari situs Instagram. Dengan begitu, mereka bisa membuat buku ponsel virtual yang berisi informasi kontak dari ribuan pengguna Instagram.
 
Ini mungkin terjadi. Pada hari Senin, muncul laporan yang menyebutkan bahwa perusahaan di India telah mendapatkan informasi kontak dari jutaan akun Instagram dan menyimpannya di database yang tidak aman.
 
Masih belum diketahui bagaimana database itu dibuat, mengingat Instagram melarang pengguna mengumpulkan informasi pengguna lain.
 
Instagram mengatakan, mereka akan menyelidiki laporan Stier lebih lanjut. Mereka enggan untuk berkomentar lebih lanjut. Sebelum ini, mereka juga menyelidiki database buatan perusahaan marketing India, Chtrbox.
 
Dalam pernyataan resmi, Chtrbox mengatakan, informasi dalam database mereka bukanlah informasi pribadi dan mereka tidak mengumpulkan data itu menggunakan cara berbahaya.
 
Stier mengatakan, dia menemukan bukti keberadaan nomor ponsel dan email pada source sejak Oktober tahun lalu. Dia melaporkan masalah ini pada Februari dan masalah itu diselesaikan pada Maret.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif