?Samsung dikabarkan bersiap untuk merumahkan sebanyak 1.000 pegawainya di India.
?Samsung dikabarkan bersiap untuk merumahkan sebanyak 1.000 pegawainya di India.

Samsung Bersiap Rumahkan 1.000 Pegawai di India?

Teknologi samsung
Lufthi Anggraeni • 03 Juli 2019 15:21
Jakarta: Samsung dikabarkan tengah melakukan persiapan untuk merumahkan sebanyak 1.000 pegawainya di India. Keputusan ini dilaporkan sebagai tanggapan dari persaingan ketat yang dihadapinya dari kompetitor asal Tiongkok.
 
Namun, Samsung menyebut informasi tersebut kurang tepat meski tidak memberikan informasi secara detil terkait permasalahan ini. Samsung menyebut bahwa perusahaannya tetap berkomitmen untuk menginvestasikan sumber daya miliknya ke pasar India.
 
Selain itu, Samsung juga menyebut berkomitmen untuk menciptakan 2.000 pekerjaan di negara asal Taj Mahal tersebut pada tahun 2019 ini, dan berencana untuk menambahkan lebih banyak pekerjaan, juga pada tahun 2019 ini, seperti laporan GSM Arena.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, laporan keputusan Samsung untuk merumahkan pegawainya di India disampaikan oleh Economic Times. Laporan tersebut menyebut bahwa menurut perwakilan Samsung India, pemangkasan pegawai ini akan berdampak pada departemen R&D, Sales, Marketing, Manufaktur dan Hubungan Korporasi.
 
Permasalahan besar yang tengah dihadapi Samsung di India dilaporkan adalah pelemahan penjualan online terkait dengan smartphone dan televisi karyanya. Menurut laporan tersebut, saluran online berkontribusi sebesar 40 persen dari penjualan smartphone secara keseluruhan.
 
Sedangkan untuk televisi, saluran online berkontribusi sebesar 30 persen dari penjualan televisi di India. Hal ini didorong oleh kehadiran pemain asal Tiongkok yang menawarkan perangkat dengan harga lebih terjangkau.
 
Sementara itu menurut laporan terbaru Counterpoint, Samsung menduduki peringkat kedua dalam daftar penjualan smartphone online di India, dengan pangsa pasar sebesar 15 persen. Namun angka ini jauh di belakang Xiaomi yang menduduki peringkat pertama dengan pangsa pasar sebesar 43 persen.
 
Perwakilan Samsung menyampaikan keyakinan mereka dalam memperbaiki efisiensi model bisnis perusahaan dengan mengatur ulang investasi berdasarkan prioritas saat ini. Pengukuran ini termasuk rencana membuka pabrik ponsel mobile terbesar di dunia dan investasi pada jaringan 5G.
 
Sebelumnya, Co-CEO Samsung DJ Koh mengakui permasalahan yang dialami Galaxy Fold adalah hal memalukan, dan perusahaannya terlalu terburu-buru untuk meluncurkan smartphone fleksibel berdesain lipat tersebut.
 
Sementara itu, Samsung mengonfirmasi bahwa mereka akan meluncurkan Galaxy Note 10 pada 7 Agustus. Perusahaan asal Korea Selatan itu telah mengirimkan undangan pad media untuk acara Unpacked mereka.
 
Acara itu akan diadakan di New York. Waktu ini sesuai dengan rumor yang telah beredar sebelum ini. Dalam undangannya, Samsung juga menampilkan S Pen, memastikan bahwa mereka akan memperkenalkan Galaxy Note terbaru dalam acara tersebut.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif