Ilustrasi: PrivyID
Ilustrasi: PrivyID

Akseleran Gandeng PrivyID Pasang Tanda Tangan Digital

Teknologi teknologi startup fintech
Mohammad Mamduh • 12 Agustus 2019 13:00
Jakarta: PrivyID, perusahaan penyelenggara tanda tangan elektronik di Indonesia, menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi finansial (tekfin) Akseleran.
 
Kerja sama ini diklaim sebagai upaya Akseleran dalam meningkatkan efisiensi sekaligus keamanan dalam proses transaksi.
 
Semenjak bulan Juli lalu, para pemberi pinjaman atau lender yang mendaftarkan diri di Akseleran wajib menandatangani dokumen perjanjian keanggotaannya secara digital dengan menggunakan layanan yang disediakan PrivyID.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai informasi, penggunaan tanda tangan elektronik tersertifikasi atau yang lazim disebut tanda tangan digital merupakan bagian dari persyaratan yang telah diwajibkan oleh OJK bagi institusi teknologi finansial.
 
Berdasarkan definisi hukum yang tertera dalam UU ITE, tanda tangan elektronik merupakan tanda tangan yang terdiri atas informasi elektronik yang dilekatkan, terasosiasi atau terkait dengan informasi elektronik lainnya yang digunakan sebagai alat verifikasi dan autentikasi.
 
“PrivyID membantu proses verifikasi pengguna Akseleran menjadi lebih cepat, tanpa harus khawatir mengenai validitas identitas penggunanya, karena PrivyID telah mendapatkan hak akses data kependudukan dari Ditjen Dukcapil Kemendagri,” kataFounder dan CEO PrivyID Marshall Pribadi.
 
PrivyID mengklaim telah tercatat di OJK sebagai Penyelenggara Inovasi Keuangan Digital di klaster e- KYC. "Ini menjadikan kami sebagai penyedia layanan e-KYC pertama dan satu-satunya di Indonesia yang telah dimasukkan ke dalam regulatory sandbox OJK", ungkap Marshall.
 
Tanda tangan elektronik sendiri dapat membantu memudahkan proses transaksi elektronik karena terlepas dari faktor yang bersifat mengikat seperti waktu dan tempat.
 
Proses otentikasi juga tidak lagi membutuhkan bukti verifikasi fisik, sehingga menghilangkan risiko dokumen rusak, hilang atau dibuka tanpa izin oleh pihak ketiga yang kerap terjadi pada dokumen kertas.
 
Namun, terlepas dari tidak adanyabukti fisik, sertifikat elektronik yang melekat pada tanda tangan digital menyediakan jaminan keabsahan tanda tangan serta validitas identitas penandatangan.
 
Rassel Pratomo, CTO & Co-Founder Akseleran, mengatakan bahwa bentuk kerja sama dengan PrivyID adalah menggunakan service product untuk menyediakan layanan tanda tangan digital di setiap perjanjian Akseleran.
 
Ke depan, kata Rassel, sudah tidak ada lagi tanda tangan basah, atau tanda tangan konvensional sehingga lender atau borrower Akseleran dapat tanda tangan langsung di aplikasi Akseleran menggunakan PrivyID.
 
Dia pun mengharapkan, adanya kerja sama Akseleran dan PrivyID agar lebih ditingkatkan kualitasnya dari proses tanda tangan digital maupun proses E-KYC.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif