Huawei Consumer Business Group (CBG) mengumumkan kehadiran Huawei P50 Series.
Huawei Consumer Business Group (CBG) mengumumkan kehadiran Huawei P50 Series.

Huawei P50 Series Muncul, Tetap Pakai Leica

Teknologi teknologi gadget huawei
Lufthi Anggraeni • 31 Juli 2021 11:05
Jakarta: Huawei Consumer Business Group (CBG) mengumumkan kehadiran rangkaian P Series terbaru karyanya, Huawei P50 Series. Rangkaian perangkat ini diklaim mengusung penyempurnaan dari generasi sebelumnya, terutama di bidang kamera.
 
“Huawei P50 Series mempresentasikan lembaran baru dalam sejarah keunggulan kamera Huawei, sekaligus mengubah paradigma dari mobile photography, estetika desain, dan pengalaman dalam setiap skenario,” ujar Executive Director and Chief Executive Officer Huawei Consumer BG Richard Yu.
 
Berbeda dari ponsel-ponsel seri P sebelumnya yang biasanya hanya menggunakan chip Kirin, P50 dan P50 Pro kini mengandalkan Snapdragon 888 dari Qualcomm. Namun, keduanya masih belum dapat mendukung jaringan 5G.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Huawei P50 dan P50 Pro juga mengusung desain bodi berbeda dari pendahulunya. Perbedaan paling mencolok terlihat pada bagian belakang ponsel, dengan modul kamera berbentuk lingkaran, alih-alih berbentuk persegi panjang.
 
Kedua model ponsel Huawei P50 Series ini juga mengusung jumlah kamera belakang berbeda. Huawei P50 hadir dengan dukungan tiga kamera, sedangkan P50 Pro didukung oleh empat belakang. Untuk sistem operasi, Huawei menggunakan HarmonyOS 2.0 buatannya sendiri untuk P50 dan P50 Pro.
 
Huawei P50 hadir dengan layar OLED 6,5 inci FHD Plus 2700 x 1224 piksel, refresh rate hingga 90Hz dan touch sampling rate 300 Hz. Model ponsel ini berbekal tiga kamera belakang karya Leica, terdiri dari kamera utama 50 MP (f/1.8), kamera ultra-wide 13 MP (f/2.2), dan kamera telephoto 12 MP (f/3.4).
 
Kamera telephoto pada Huawei P50 dilengkapi dengan sensor OIS dan diklaim mampu menghasilkan hingga 5x optical zoom dan 50x digital zoom. Huawei P50 turut disertai dengan kamera depan 13 MP (f/2.4) yang tersemat pada lubang di atas tengah layar.
 
Huawei P50 didukung chipset prosesor Qualcomm Snapdragon 888 4G, RAM 8GB dan dua varian ruang penyimpanan internal, terdiri dari 128GB dan 256GB. Ponsel ini berbekal baterai berkapasitas 4.100 mAh dan mendukung pengisian cepat kabel 66W. Model ini juga dilengkapi dual SIM, Bluetooth 5.2, serta IPX68.
 
Sementara itu, P50 Pro dibekali panel layar OLED 6,6 inci FHD Plus 2.700 x 1.224 piksel, refresh rate hingga 120 Hz dan touch sampling 300 Hz. Di bagian tengah atas layar, terdapat lubang pada layar sebagai lokasi penyematan kamera depan 13MP.
 
Model ini berbekal empat kamera belakang karya Leica, terdiri dari kamera 50MP (f/1.8, OIS), kamera mono 40MP (f/1.6), kamera ultra-wide 13MP (f/2.2), dan kamera telephoto 64MP (f/3.5). Selain Snapdragon 888, Huawei P50 Pro juga ditawarkan dalam varian dengan chip Kirin 9000, meski juga tidak mendukung 5G.
 
Selain itu, Huawei juga menawarkan P50 Pro dalam sejumlah varian RAM dan ruang penyimpanan, yaitu 8GB/128GB, 8GB/256GB, 8GB/512GB, dan 12GB/512GB, serta dengan baterai berkapasitas 4.360 mAh yang didukung pengisian daya cepat 66W.
 
Huawei P50 Series memperkenalkan desain All-New Dual-Matrix Camera dengan struktur cincin ganda. Huawei P50 Series tersedia dalam beberapa varian warna, yaitu Cocoa Gold, Charm Pink, Golden Black, Pearl White, Dynamic Sky Blue.
 
Huawei P50 dan P50 Pro akan mulai dijual di China mulai bulan September mendatang dengan harga mulai NCY4.500 (Rp10 juta) untuk varian P50 8GB/128GB hingga CNY8.500 (Rp19 juta) untuk varian P50 Pro 12GB/512GB.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif