Pembaruan utamanya mencakup pemantauan stamina yang lebih terperinci, navigasi peta lebih cepat, serta Garmin Epic, fitur yang merangkum aktivitas selama berhari-hari hingga berbulan-bulan menjadi satu perjalanan di Garmin Connect.
Fitur Garmin Epic dapat membantu pengguna melihat rangkaian aktivitas sebagai satu cerita, misalnya pendakian beberapa hari, program latihan jangka panjang, atau perjalanan bersepeda lintas daerah. Catatan itu dapat memuat data kesehatan dan performa serta dokumentasi foto untuk dibagikan.
“Melalui fitur Garmin Epic, setiap aktivitas juga dapat diabadikan menjadi sebuah perjalanan yang bermakna untuk dikenang dan dibagikan kembali,” ujar Sky Chen, Regional Director Garmin Southeast Asia.
Metrik Latihan dan Peta yang Ditingkatkan
Garmin memperbarui pemantauan stamina dengan stamina zones dan stamina curve. Fitur ini menyajikan informasi tentang perubahan daya tahan berdasarkan riwayat latihan dan tingkat kebugaran, sehingga pengguna dapat mengatur intensitas latihan dengan lebih terukur.Pembaruan juga menyasar aktivitas spesifik. Pengguna rowing kini dapat melihat metrik VO2 Max dan power curve, dengan syarat mesin rowing memiliki pengukur daya. Sementara itu, fitur rucking memungkinkan penyesuaian beban ransel selama latihan sekaligus pemantauan target yang lebih spesifik.
Untuk navigasi, fēnix 9 menggunakan peta yang bisa dipakai menyusun rute. Garmin menyebut RAM perangkat 50 persen lebih besar dibanding fēnix 8, sementara pemrosesan peta meningkat hingga 30 persen lebih cepat. Perspective View membantu menampilkan detail medan di sekitar jalur, termasuk area yang masih berada di depan.
Penyimpanan internal 64 GB dapat memuat dua kali lebih banyak peta dibanding pendahulunya serta hingga 7.000 lagu. Perangkat juga memiliki tombol tahan air, lensa safir tahan gores, dan sertifikasi penyelaman hingga kedalaman 40 meter. Garmin menyebut layar AMOLED fēnix 9 dua kali lebih terang dibanding generasi sebelumnya.
fēnix 9 Pro Hadir dengan Titanium dan Layar Lebih Terang
Garmin fēnix 9 dibanderol mulai Rp18.790.000 dan fēnix 9 Pro mulai Rp20.790.000.
fēnix 9 Pro menambahkan casing titanium yang untuk pertama kalinya hadir pada seri fēnix. Layar AMOLED-nya memiliki kecerahan hingga 3.000 nits. Pada varian 51 mm, ukuran layar mencapai 1,5 inci dengan area tampilan 15 persen lebih luas dibanding generasi sebelumnya, tanpa memperbesar casing.
Pilihan fēnix 9 Pro Solar 51 mm menawarkan daya tahan hingga 57 hari dalam mode smartwatch dengan dukungan pengisian tenaga surya. Klaim tersebut mengikuti skenario penggunaan yang ditentukan Garmin, termasuk pemakaian luar ruang selama tiga jam per hari pada intensitas cahaya tertentu.
Seri ini turut mendukung LiveTrack Notifications agar orang terdekat dapat mengikuti aktivitas pengguna secara real-time, Garmin Locate untuk berbagi lokasi melalui Garmin Messenger, serta prakiraan cuaca langsung di jam tangan.
Garmin fēnix 9 tersedia di Indonesia mulai Rp18.790.000, sedangkan fēnix 9 Pro mulai Rp20.790.000. Harga akhir bergantung pada ukuran dan konfigurasi yang dipilih. Keduanya tersedia melalui kanal resmi Garmin Indonesia, termasuk Garmin Brand Store dan sejumlah platform e-commerce.