Samsung menempatkan seri ini bukan sekadar sebagai perangkat untuk konsumsi konten. Layar luasnya diposisikan sebagai ruang kerja untuk mencatat, melakukan riset, mengembangkan ide, hingga membantu pengguna mengerjakan tugas yang membutuhkan dukungan AI.
Samsung Galaxy Tab S12 Ultra memiliki layar 14,6 inci, sedangkan Tab S12+ menggunakan panel 12,6 inci. Keduanya memakai Dynamic AMOLED 2X dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 1.600 nits. Samsung juga meningkatkan Vision Booster agar tingkat kecerahan dapat menyesuaikan kondisi pencahayaan secara real time.
Galaxy AI Jadi Bagian dari Alur Kerja
Salah satu pendekatan yang cukup menonjol pada Samsung Galaxy Tab S12 Series adalah menempatkan AI langsung di dalam alur kerja pengguna. Layar dapat dibagi menjadi tiga bagian melalui Multi Window, sehingga pengguna bisa menjalankan beberapa aktivitas sekaligus.Misalnya, pengguna dapat membuka video pembelajaran, mencatat melalui Samsung Notes, dan mengakses asisten AI dalam satu tampilan. Catatan yang dibuat menggunakan S Pen kemudian dapat dirangkum melalui Note Assist, sehingga proses mencatat dan mengolah informasi tidak harus dilakukan secara terpisah.
Samsung juga membekali kedua tablet dengan akses ke Google AI Pro selama enam bulan. Pengguna dapat memanfaatkan Gemini untuk menggali informasi, sementara Gemini Notebook dapat menggabungkan catatan, gambar, rekaman, dan file dalam satu ruang kerja untuk menghasilkan rangkuman, podcast, hingga kuis.
Samsung Galaxy Tab S12 Ultra.
Jay Kim, Executive Vice President and Head of Customer Experience Office, Mobile eXperience (MX) Business, Samsung Electronics, mengatakan Galaxy Tab S12 Series dirancang untuk pengguna yang ingin terus mengembangkan kemampuan dan mengeksplorasi ide baru.
"Samsung Galaxy Tab S12 series dirancang bagi mereka yang senantiasa mengeksplorasi ide-ide baru, mengembangkan keterampilan baru, dan mewujudkan ambisi mereka menjadi kenyataan," ungkap Jay Kim.
"Dibekali perangkat keras terdepan di industri, Galaxy Tab S12 series memadukan layar luas dengan kekuatan Galaxy AI, mengurangi hambatan dalam menjalankan tugas-tugas kompleks sehingga pengguna dapat tetap fokus untuk mencapai hasil yang nyata,” ujarnya.
Tipis tetapi Tetap Mengejar Performa
Samsung Galaxy Tab S12 Ultra memiliki ketebalan hanya 5,1 mm dan menjadi tablet Galaxy Tab tertipis Samsung. Bobotnya 692 gram untuk versi Wi-Fi dan 695 gram untuk model 5G. Sementara Tab S12+ memiliki ketebalan 5,3 mm dengan bobot 553 gram untuk Wi-Fi dan 555 gram untuk 5G.Keduanya menggunakan MediaTek Dimensity 9500, RAM 12GB, serta penyimpanan 256GB yang dapat diperluas melalui microSD hingga 2TB. Kapasitas baterainya masing-masing 11.600mAh pada Tab S12 Ultra dan 10.600mAh pada Tab S12+, dengan pengisian 45W.
Samsung juga menggunakan 3D vapor chamber pada kedua model untuk membantu membuang panas lebih cepat dibandingkan desain pendingin pada generasi sebelumnya. Untuk penggunaan multimedia, tersedia sistem 4-channel spatial audio.
Kedua tablet sudah dibundel dengan S Pen dan memiliki sertifikasi IP68. Samsung juga menjanjikan hingga tujuh kali peningkatan OS dan pembaruan keamanan, meski ketersediaannya dapat berbeda berdasarkan model dan pasar.
Untuk pasar tertentu, Samsung membuka program Reservation+ hingga 31 Oktober 2026. Konsumen dapat melakukan reservasi dengan deposit Rp300.000 dan memperoleh potongan harga Rp1,5 juta, termasuk deposit tersebut saat checkout.