India mengaku memikirkan untuk membuat aplikasi chatting sendiri.
India mengaku memikirkan untuk membuat aplikasi chatting sendiri.

India Mau Buat Aplikasi Chatting Sendiri?

Teknologi whatsapp aplikasi
Ellavie Ichlasa Amalia • 28 Juni 2019 13:09
Jakarta:India mungkin akan mengikuti langkah Prancis untuk membuat aplikasi chat khusus untuk pegawai negeri.
 
Pemerintah India berkata, mereka mempertimbangkan perlunya membuat aplikasi email dan chat lokal, menurut laporan Economic Times.
 
Tujuan mereka adalah untuk berhenti menggantungkan diri pada aplikasi buatan perusahaan asing. Kekhawatiran ini muncul karena perang dagang antara Huawei dan Tiongkok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami perlu membuat komunikasi internal," kata salah satu orang yang memiliki jabatan tinggi di pemerintahan. Dia menyebutkan, dengan memasukkan Huawei ke daftar hitam, AS telah memicu kekhawatiran di New Delhi.
 
Hubungan India dengan AS juga tidak terlalu baik setelah Donald Trump menghapuskan nama India dari program dagang khusus karena India tidak berjanji akan memberikan AS akses ke pasarnya. Sebagai negara dengan penduduk terbanyak kedua, India memang menjadi salah satu pasar incaran berbagai perusahaan.
 
India menyayangkan keputusan pemerintah AS. Beberapa minggu kemudian, mereka menaikkan tarif pada barang ekspor dari AS.
 
India bukanlah negara pertama yang mencoba untuk membuat aplikasi chatting sendiri. Prancis meluncurkan aplikasi chatting terenkripsi bernama Tchap untuk para pegawai dan pejabat pemerintah. Hanya orang-orang yang bekerja untuk pemerintah Prancis yang bisa menggunakan aplikasi itu walau source code dari aplikasi tersebut justru bisa diakes semua orang.
 
Dalam waktu 24 jam sejak aplikasi dirilis, ditemukan celah keamanan di Tchap. Memang, keamanan adalah salah satu tantangan terbesar yang dihadapai oleh pemerintah. Mereka harus memiliki talenta, keahlian, dan dana yang memadai untuk mengatasi masalah tersebut.
 
Sebelum ini, India mencoba mengembangkan sistem operasi berbasis Linux bernama BOSS. Sayangnya, meski telah berjalan selama beberapa tahun, program itu tak menuai sukses. Kebanyakan badan pemerintah di India tetap menggunakan sistem operasi Windows buatan Microsoft.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif