Kumpulkan Data Pengguna Tanpa izin, Aplikasi Buatan Trend Micro Dihapus

Ellavie Ichlasa Amalia 11 September 2018 14:01 WIB
apple
Kumpulkan Data Pengguna Tanpa izin, Aplikasi Buatan Trend Micro Dihapus
Dr. Unarchiver mengumpulkan data pengguna tanpa izin.
Jakarta: Sejumlah aplikasi di Mac App Store mungkin mengumpulkan dan mengunggah data pengguna ke server developer, termasuk history dari peramban. 

Aplikasi seperti Dr. Unarchiver dan Dr. Cleaner -- keduanya dibuat oleh developer Trend Micro Inc. -- dikabarkan mengumpulkan history peramban pengguna dan mengunggahnya ke server mereka, menurut laporan 9to5Mac. Kedua aplikasi itu juga mengumpulkan informasi tentang aplikasi lain yang terpasang pada komputer. 

Aplikasi-aplikasi ini meminta pengguna untuk memberikan akses ke home directory untuk bisa melakukan tugas sepertii memindai virus dan membersihkan cache, lapor CNET.


Setelah pengguna mengaktifkan aplikasi itu, aplikasi akan mengumpulkan informasi seperti history peramban, membuat file zip dan mengunggahnya. 

Apple melarang aplikasi-aplikasi mengumpulkan data seperti ini tanpa izin pengguna. Hal ini membuat Dr. Unarchiver dan Dr. Cleaner dihapus dari Mac App Store pada hari Minggu lalu.

Ketika itu, Dr. Unarchiver adalah aplikasi gratis paling populer ke-12 di Mac App Store Amerika Serikat. 

Baik Apple maupun Trend Micro tidak memberikan komentar ketika diminta komentarnya terkait hal ini. 

Minggu lalu, sebuah aplikasi bernama Adware Doctor -- yang diklaim berfungsi untuk menghapus file malware dari Mac pengguna -- juga ditemukan mengumpulkan data pengguna tanpa izin. Aplikasi yang sempat menjadi nomor satu dalam kategori aplikasi utilitas itu kemudian dihapus dari App Store. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.