ASUS ZenFone Berikutnya Geser Posisi Poni?
Desain poni aneh dari smartphone ASUS ZenFone. (Slashleaks)
Jakarta: Saat poni tengah ramai diadopsi produsen ponsel Android. Hal tersebut membuat banyak smartphone dianggap sebagai peniru Apple iPhone X, yang dinilai lebih dulu memopulerkannya.

Kini ASUS tampaknya enggan dicap sebagai peniru. Dikutip dari 9to5Google, rumor menyebutkan ASUS tengah bereksperimen dengan prototipe ZenFone terbaru. Beredar sebuah penampakan smartphone yang diduga prototipe ZenFone terbaru. ZenFone atau bukan ini punya desain poni yang berbeda ketimbang smartphone lain di pasar.

Keraguan terkait ZenFone terbaru lantaran di foto yang bereda perangkat tersebut menggunakan wallpaper yang diperkenalkan pada ZenFone 5.


Fokus kepada desain poninya, foto yang diedarkan oleh situs Slashleaks memperlihatkan bahwa bentuk poninya berupa setengah lingkaran yang sebetulnya juga diterapkan smartphone lain. Hal paling menarik adalah posisi poni tersebut di layar.

Poni di ZenFone ini bukan di tengah layar tapi, lebih ke sudut kanan. Desain poni yang ada di pasar saat ini memang belum ada satupun yang hadir dengan posisi seperti itu.



Rasanya desain tersebut agak aneh, karena sudut di sebelah kanan hanya akan menyediakan ruang untuk satu ikon status bar, misalnya ikon indikator kapasitas baterai yang biasa terletak di sudut kanan atas layar.

Memang sebagian smartphone dengan poni di bagian tengah kadang cukup menggangu saat pengguna bermain game. Ini karena ada beberapa merek yang tidak optimal, sehingga tampilan layar tetap terpotong poni.

Bagaimana pengaruhnya teradap kamera depan? Kemungkinan hal ini tidak akan terlalu berpengaruh, mengingat Xiaomi pernah lebih ekstrem lagi di Mi Mix 2, dengan menaruh kamera depan di pojok kanan bawah.

Perlu dicatat, bahwa sejauh ini kabar tersebut masih rumor. Hasil eksperimen belum tentu menjadi desain final dari smartphone yang akan dirilis ke pasar, meskipun sudah didaftarkan untuk mengantongi paten.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.