PANDI mengumumkan pertumbuhan domain .id pesat dan lebih diminati meski diluncurkan empat tahun lalu.
PANDI mengumumkan pertumbuhan domain .id pesat dan lebih diminati meski diluncurkan empat tahun lalu.

PANDI: Minat Domain ID Besar

Teknologi teknologi internet
Lufthi Anggraeni • 31 Januari 2019 15:14
Jakarta: Pengelola Domain Internet Indonesia (PANDI) menyebut bahwa minat masyarakat terhadap domain .id besar. Domain ini memiliki jumlah pengguna hampir sama banyak jika dibandingkan dengan domain .co.id yang lebih dulu diluncurkan.
 
“Pertumbuhan domain .id cukup pesat, padahal baru empat tahun lalu diluncurkan. Sebab untuk memiliki alamat dengan domain .id tergolong mudah, dan juga tergolong terjangkau,” ujar Ketua PANDI Andi Budimansyah.
 
Domain .id yang resmi diluncurkan pada empat tahun lalu, yaitu pada 2014, telah digunakan oleh sebanyak 93.537 pengguna hingga tahun 2018 lalu. Sedangkan domain .co.id yang dirilis 10 tahun lalu, yaitu 2008, telah digunakan oleh 107.464 pengguna hingga tahun 2018 lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pertumbuhan domain .id ini juga tercatat mengalami peningkatan sebesar 12 persen jika dibandingkan dengan tahun 2017 lalu, dengan jumlah pendaftar domain .id selama tahun 2018 berjumlah 281.000 pengguna.
 
Pendaftaran untuk memperoleh alamat situs dengan domain .id juga dinilai tergolong sederhana, dengan melampirkan data disertai dengan kartu identitas seperti KTP. Sedangkan untuk memperoleh domain .co.id, pendaftar harus menyertakan surat keterangan kepemilikan perusahaan.
 
Menyoal biaya, untuk mendapatkan alamat situs dengan domain .id, pendaftar hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp150 ribu per satu tahun pertama, dan dapat memperbarui izin penggunaan domain dengan membayarkan sebesar Rp250 ribu untuk satu tahun di tahun berikutnya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif