YouTube Music.
YouTube Music.

Dear K-Popers, Ini Biaya Langganan YouTube Music Premium

Teknologi youtube k-pop spotify YouTube Music
Muhammad Syahrul Ramadhan • 01 Maret 2021 18:54
Jakarta: Spotify menghapus ratusan lagu K-Pop yang didistribusikan oleh Kakao M seperti Epik High, The Boyz, LOONA sampai Sunmi. Penghapusan ini menimbulkan reaksi dari penggemar K-Pop.
 
Mereka mencak-mencak dan memprotes keras mengetahui artis idola mereka hilang dari Spotify. Bahkan tidak sedikit yang ingin beralih ke platform streaming musik lain. Salah satunya adalah YouTube Music.
 
Berdasarkan pantauan Medcom.id daftar artis di bawah label Kakao M tersedia di aplikasi YouTube Music. Antara lain MAMAMOO, P1Harmony, Dreamcatcher, SISTAR, CRAVITY dan Cosmic Girls.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, aplikasi versi gratis ini memiliki kekurangan. Seperti adanya iklan, dan tidak bisa didengarkan sambil menggunakan aplikasi lain.
 
Untuk dapat mendapatkan layanan yang lebih menyenangkan pengguna bisa upgrade ke versi premium. Dengan YouTube Premium ini pengguna bisa mendengarkan saat layar terkunci atau menggunakan aplikasi lain, bebas iklan dan mengunduh lagu.
 
Lalu berapa biaya YouTube Premium:
  1. Paket Perorangan Rp 49 ribu/bulan
  2. Paket Keluarga Rp 75 ribu/bulan
  3. Pelajar Rp 24 ribu/bulan
Masing-masing paket memberikan layanan uji coba gratis selama satu bulan.
 
Aplikasi YouTube Music ini bisa menjadi alternatif bagi K-Popers yang bingung mencari platform streaming musik dari artis yang didistribusikan oleh Kakao M.
 
Spotify menghapus ratusan lagu di bawah naungan label Kakao M. Ini dilakukan setelah kedua pihak tidak menemukan kesepakatan soal perpanjangan lisensi global.
 
Hal ini diungkapkan oleh juru bicara platform streaming musik tersebut. Kepada NME ia mengatakan per 1 Maret 2021 atau hari ini katalog lagu dari Kakao M tidak akan lagi tersedia.
 
"Kami sudah bekerja sama dengan Kakao M selama 1,5 tahun untuk memperbarui kesepakatan lisensi global, agar musik-musik dari artis mereka tetap tersedia untuk pendengar Spotify di hampir 170 pasar di dunia," katanya.
 
Ia juga membeberkan bahwa sebenarnya pihaknya dan Kakao M tengah bernegosiasi perihal perpanjangan lisensi. Namun, negosiasi berlangsung alot dan tidak ada titik temu.
 
“Terlepas dari upaya terbaik kami, kesepakatan lisensi yang kami miliki dengan Kakao M (yang mencakup semua negara selain Korea Selatan) telah berakhir,” ujarnya.
 
(ACF)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif