YouTube mejelaskan penghapusan konten dari platform miliknya didasari dari sejumlah faktor.
YouTube mejelaskan penghapusan konten dari platform miliknya didasari dari sejumlah faktor.

Ini 2 Penyebab Video YouTube Terhapus

Lufthi Anggraeni • 12 April 2021 13:51
Jakarta: Salah satu selebriti dan influencer Indonesia, Deddy Corbuzier, menyampaikan protes kepada YouTube setelah video podcast miliknya dengan bintang tamu Kementerian Kesehatan RI dihapus secara mendadak oleh jejaring sosial berbasis video tersebut.
 
Deddy menegaskan bahwa dirinya tidak menemukan pelanggaran yang mendukung keputusan YouTube untuk menghapus videonya. Sebagai platform yang dapat diakses masyarakat luas, YouTube memiliki kewajiban untuk menjaga konten yang beredar di dalamnya, tertuang dalam Kebijakan dan Keamanan YouTube.
 
Pengkajian yang dilakukan YouTube juga didasarkan pada sejumlah faktor, termasuk laporan pengguna. Director YouTube Trust and Safety Jennifer Flannery menyebut bahwa cara pertama YouTube dalam mengidentifikasi konten tidak pantas adalah berdasarkan laporan sesama pengguna.

Dengan demikian, jika merasa konten tidak pantas, pengguna dapat melaporkan video dengan mengklik tombol bendera atau flag. Selain itu, keputusan ini juga berdasarkan penilaian dari teknologi Machine Learning yang telah diterapkan sejak tahun 2017.
 
Penerapan teknologi ini didorong penilaian bahwa laporan pengguna tidak efektif dan tidak mampu mengimbangi kecepatan jumlah konten yang diunggah di YouTube. Sayangnya, YouTube juga menilai bahwa penerapan Machine Learning belum cukup dalam menentukan kelayakan konten untuk beredar di platform miliknya.
 
Flannery menyebut bahwa sistem Machine Learning memiliki keterbatasan penilaian dalam hal bahasa ataupun visual. Karenanya, Flannery mengungkap bahwa YouTube tetap memiliki tim pengkaji atau reviewer manusia, bertugas sebagai pengambil keputusan akhir dalam penilaian kelayakan tayang dari konten yang diunggah pengguna.
 
Saat ini, YouTube memiliki sekitar 20 ribu tim pengkaji di seluruh dunia dan mengklaim bahwa anggota tim telah dilatih secara spesifik untuk menegakan Kebijakan Komunitas dan sangat mengerti konten lokal.
 
Dengan demikian, kasus menghilangnya video yang diunggah pengguna di platform YouTube tidak hanya dapat menyalahkan satu faktor seperti Machine Learning, sebab penilaian tersebut didasarkan pada berbagai faktor
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA