CTO Traveloka Mengundurkan Diri

Ellavie Ichlasa Amalia 28 November 2018 15:29 WIB
startup
CTO Traveloka Mengundurkan Diri
CTO Traveloka mundur.
Jakarta: Salah satu pendiri Traveloka, Derianto Kusuma, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Chief Teknologi Officer. Pengunduran diri ini akan aktif per 30 November 2018.

"Deri memiliki peran yang tidak tertandingi dalam pertumbuhan dan kesuksesan Traveloka. Perannya tidak hanya membangun dan membesarkan sistem dan kapabilitas teknologi yang sustainable, tapi juga organisasi yang sustainable," kata Ferry Unardi, CEO dan Co-founder Traveloka.

Ferry mengatakan, keputusan yang diambil Deri tidak mendadak.


"Dia telah mempertimbangkan hal ini selama beberapa bulan dan mengadakan diskusi bersama saya dan para investor," katanya. "Proses serah terima pekerjaan telah dipersiapkan dan kami akan meneruskan apa yang telah kami banugn untuk Traveloka."

"Perjalanan saya dengan Traveloka sungguh luar biasa, dari lahirnya Traveloka, mengimplementasikan pola pikir dan kapabilitas kelas dunia di Asia Tenggara dimana kami menawarkan para pelanggan dan mitra kami standar baru dalam kualitas dan akuntabilitas dalam seluruh operasi kami, hingga mengatasi berbagai jenis tantangan dalam berbagai tahapan tumbuhnya Traveloka," kata Deri.

"Traveloka kini melalui tahap transisi, pekerjaan trasnformasi teknologi saya telah selesai dengan terbentuknya tim yang kuat untuk membawa pondasi kokoh kami untuk terus maju. Kini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk melanjutkan bab selanjutnya dari hidup saya."

Deri disebutkan akan membuat usaha baru dalam industri yang berbeda dengan Traveloka.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.