Startup Relativity Space memperoleh lokasi peluncuran roket pertamanya.
Startup Relativity Space memperoleh lokasi peluncuran roket pertamanya.

Terjun ke Antariksa, Startup Ini Garap Roket dari 3D Printer

Teknologi antariksa startup nasa
Lufthi Anggraeni • 18 Januari 2019 18:44
Jakarta: Membuat roket dengan 3D printer. Itulah tujuan Tim Ellis dan Jordan Noone ketika mereka mendirikan startup Relavity Space pada 2015 di Los Angeles.
 
Keduanya bertemu di bangku kuliah. Noone lalu bekerja di SpaceX sementara Ellis bekerja di Blue Origin. Namun, keduanya tetap saling menjalin hubungan. Mereka memiliki cita-cita untuk membuat roket dengan cepat dan murah. Visi mereka adalah untuk membangun roket yang akan digunakan untuk ke Mars.
 
Sekarang, setelah mendapatkan kucuran dana sebesar USD35 juta, Relativity Space baru saja memenangkan kontrak untuk membangun dan mengoperasikan fasilitas peluncuran roket mereka sendiri di Cape Canaveral Air Force Station di Florida, Amerika Serikat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kontrak ini didapatkan dari The 45th Space Wing of the Air Force. Ini merupakan kesepakatan langsung pertama Angkatan Udara Amerika Serikat dengan perusahaan peluncuran roket yang tidak disubsidi oleh pemiliknya, seperti SpaceX dan Blue Origin.
 
Sama seperti lokasi peluncuran lain di Cape Canaveral, Launch Complex 16 -- lokasi Relativity Space diperkirakan akan meluncurkan roket pertamanya pada tahun 2020 mendatang -- memiliki sejarah dalam program peluncuran roket ke luar angkasa Amerika Serikat.
 
Launch Complex 16 pernah digunakan untuk peluncuran misil Titan, program Apollo dan Gemini, serta misil Pershing. Dari lokasi ini, Relativity akan dapat meluncurkan roket pertama yang dirancangnya, bertajuk Terran 1. Terran 1 akan menjadi roket yang sepenuhnya dicetak menggunakan 3D printer di dunia.
 
Membuat roket hanyalah awal dari misi Relativity Space. Tujuan akhir perusahaan adalah untuk memproduksi roket secara massal dalam waktu singkat untuk membangun kapasitas produksi di Mars.
 
Pada tahun lalu, co-founder Relativity Space Tim Ellis menyebut roket telah menjadi model bisnis dan menjadi alasannya untuk menciptakan teknologi pencetakan. Roket, disebut Ellis, merupakan produk terbesar, berbobot ringan, dan berbiaya tinggi yang dapat diciptakan manusia. Roket juga bisa menjadi cara Relativity Space untuk memamerkan teknologinya kepada dunia.
 
"Ini akan memberikan keuntungan jangka panjang," kata Ellis. "Visi kami adalah untuk membuat pabrik otomatisasi di Mars... Kami ingin mereka mendorong masyarakat di sana tumbuh dan berkembang."
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi