Google menekankan pentingnya penggunaan masker via Doodle, mengingat pandemi belum usai.
Google menekankan pentingnya penggunaan masker via Doodle, mengingat pandemi belum usai.

Google Tekankan Pentingnya Gunakan Masker via Doodle

Teknologi teknologi google Vaksin untuk Indonesia
Lufthi Anggraeni • 06 April 2021 11:52
Jakarta: Pandemik Covid-19 masih terjadi dan belum menunjukan akan segera usai, meski sejumlah negara telah menggelar program vaksin untuk warga mereka secara bertahap, termasuk Indonesia.
 
Dengan demikian, penegakan protokol kesehatan yang menjadi cara utama untuk memutus penyebaran virus korona masih diperlukan dan harus dilakukan oleh masyarakat, salah satunya mengenakan masker saat beraktivitas.
 
Google turut menekankan pentingnya penggunaan masker sebagai upaya pemutusan penyebaran virus korona, salah satunya disampaikan melalui Doodle pada hari Selasa, tanggal 6 april 2021 ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada hari ini, logo Google pada halaman pencarian Google Search baik dalam versi desktop maupun mobile hadir dengan masing-masing huruf mengenakan masker. Mengarahkan kursor ke logo tersebut akan menampilkan keterangan bahwa “Masks are still important. Wear a mask and save lives” (Masker masih penting. Kenakan masker dan selamatkan hidup diri dan orang lain).
 
Tidak sekadar mengenakan masker, logo Google pada halaman Search juga saling menjaga jarak satu sama lain. Hal ini ditampilkan dengan sejumlah huruf pada logo Google berukuran lebih kecil dari huruf lainnya.
 
Doodle ini juga dapat dibagikan berbagai medium lainnya, dengan menyalin tautan yang tersedia saat mengklik ikon berbagai di sebelah logo Google Doodle tersebut. Sementara itu mengklik logo Google tersebut akan menampilkan sejumlah informasi terkait dengan Covid-19.
 
Halaman pertama yang tampil saat mengklik Doodle tersebut adalah tab informasi kesehatan dalam bahasa Inggris, bagian Prevention atau Pencegahan, yang diambil dari situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).
 
Bagian tersebut menekankan pentingnya perlindungan diri dan orang di sekitar, dan sejumlah saran untuk mencegah penyebaran Covid-19.
 
Tidak hanya Google, perusahaan di berbagai bidang turut mendorong masyarakat untuk melakukan pencegahan penyebaran virus korona.
 
Pencegahan tersebut salah satunya dilakukan pemerintah berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia, dengan mendistribusikan vaksin untuk virus korona. Pemberian vaksin secara bertahap ini tengah digencarkan oleh pemerintah ke seluruh warga Indonesia.
 
Mendukung upaya pemerintah ini, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental.
 
Namun, vaksin dalam tajuk ini tidak hanya sekadar soal obat atau anti-virus, tetapi juga terkait dengan upaya untuk menguatkan kembali mental dan semangat masyarakat di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," ujar drummer Slank Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif