Ubisoft mengumumkan versi remake dari game Prince of Persia: Sands of Time.
Ubisoft mengumumkan versi remake dari game Prince of Persia: Sands of Time.

Ubisoft Resmi Umumkan Versi Remake Game Prince Of Persia

Teknologi teknologi games
Lufthi Anggraeni • 11 September 2020 16:09
Jakarta: Ubisoft secara resmi mengumumkan game terbaru karyanya, Prince of Persia: The Sands of Time Remake melalui ajang Ubisoft Forward. Game ini merupakan versi remake dari Prince of Persia: The Sands of Time yang dirilis pada tahun 2003 lalu.
 
Serupa versi orisinalnya, Prince of Persia: The Sands of Time Remake akan menghadirkan metode lari di tembok hingga memundurkan waktu dengan pasir. Selain itu, game hasil remake ini disebut akan menyuguhkan peningkatan pada sejumlah faktor, dari gameplay serta grafis, meski tidak secara signifikan.
 
Peningkatan ini berkat penggunakan Engine Anvil yang umum digunakan pada franchise game Assassin's Creed. Sayangnya, peluncuran game ini mendapatkan sambutan kurang hangat dari penggemarnya, yang menilai kualitas grafis karakter tidak terlalu baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejumlah penggemar juga menilai bahwa kualitas karakter serupa game yang dimainkan pada PlayStation 3. Namun, penggemar juga menilai bahwa kualitas environment pada game lebih baik jika dibandingkan dengan kualitas karakter.
 
Penggemar menilai hal ini menunjukan pengembang tidak konsisten dalam mengembangkan game ini. Sementara itu, pihak Ubisoft menjanjikan suguhan pengalaman nostalgia saat memainkan game Prince of Persia: The Sands of Time Remake ini, sebab akan menyuguhkan seluruh cerita dari game Prince of Persia: The Sands of Time Remake ke dalam versi remake ini.
 
Sebagai pengingat, game Prince of Persia: The Sands of Time dikembangkan oleh Ubisoft Pune dan Ubisoft Mumbai. Game ini direncanakan untuk dirilis pada tanggal 21 Januari 2021 mendatang di PlayStation 4, Xbox One, Epic Games Store, dan Uplay.
 
Sebelumnya, Ubisoft saat ini memiliki dua franchise game Tom Clancy's yang sedang aktif, yaitu Rainbow Six: Siege dan The Division 2. Namun hingga saat ini, kelanjutan dari seri Splinter Cell tetap tidak ada petunjuk, meskipun beberapa kali crossover dengan game lain.
 
CEO Ubisoft, Yves Guillemot, terungkap alasan studio tersebut masih belum berencana merilis seri terbaru Splinter Cell, termasuk karena pihaknya tidak akan menyiapkan seri Splinter Cell terbaru selama belum ada hal baru yang bisa disajikan di seri terbarunya.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif